PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi menyerahkan Honda Prelude kepada 20 konsumen pertama di Indonesia, bertempat di Vault Automotive Museum, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5/2026).

Momen ini sekaligus menandai dimulainya distribusi Prelude ke tangan konsumen setelah pemesanannya dibuka beberapa waktu lalu.

Antusiasme terhadap Prelude terbilang cukup tinggi di pasar Indonesia. HPM mencatat lebih dari 280 pemesanan sejak awal dibuka. Bahkan melampaui total alokasi unit yang disiapkan untuk tahun ini.

Permintaan tersebut tidak hanya datang dari kota-kota besar di Pulau Jawa. HPM menyebut pemesan Prelude juga berasal dari berbagai daerah lain seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin hingga Makassar.

Selain itu, Honda juga melihat karakter konsumennya cukup beragam. Prelude ternyata diminati oleh berbagai kelompok usia, mulai dari konsumen yang sudah mengenal nama Prelude sejak era sebelumnya, hingga pembeli muda yang baru pertama kali melihat model tersebut hadir di pasar Indonesia.

“Honda Prelude merepresentasikan bagaimana Honda membawa driving spirit ke era baru elektrifikasi, tanpa meninggalkan karakter yang membuat orang jatuh cinta pada Honda sejak awal. Prelude bukan sekadar kembalinya sebuah nama ikonik, tetapi pengingat bahwa teknologi seharusnya tidak menghilangkan rasa di balik kemudi,” ujar Masanao Kataoka, President Director PT Honda Prospect Motor.

Prelude terbaru hadir sebagai sport hybrid yang tetap mempertahankan karakter sporty khas Honda. Salah satu teknologi yang jadi andalan adalah S+ Shift, fitur yang dirancang untuk memberikan sensasi akselerasi yang lebih responsif sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang terasa lebih emosional.

Honda juga menyiapkan layanan purna jual untuk mendukung penggunaan Prelude di Indonesia. Setiap unit mendapatkan garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, garansi baterai tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 km, serta paket perawatan Prima+ selama 4 tahun atau 50.000 km.

Seluruh layanan tersebut didukung jaringan dealer resmi Honda yang telah dipersiapkan untuk menangani kendaraan elektrifikasi, termasuk model hybrid terbaru seperti Prelude.

“Bagi Honda, heritage bukan sekadar nostalgia. Heritage adalah bukti dari apa yang mampu diciptakan sebuah brand secara konsisten di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Bukti bahwa nilai, filosofi engineering, dan hubungan emosional dengan konsumen dapat terus bertahan lintas generasi,” imbuh Kataoka.