Citroën berencana akan menghidupkan kembali salah satu model paling berpengaruh dalam sejarahnya, 2 CV. Namun kali ini, nama legendaris tersebut tidak sekadar dibawa kembali sebagai produk bernuansa nostalgia, melainkan sebagai simbol baru mobilitas listrik yang lebih sederhana dan terjangkau.

Pengumuman tersebut menjadi bagian dari strategi global Stellantis FaSTLAne 2030 yang menempatkan aksesibilitas dan elektrifikasi sebagai fokus utama pengembangan produk di masa depan. Detail lebih lengkap mengenai proyek ini dijadwalkan akan diperkenalkan pada Paris Motor Show yang berlangsung Oktober 2026.

Bagi Citroën, 2 CV memiliki posisi yang jauh lebih penting dibanding sekadar model lawas. Mobil yang pertama kali lahir pada 1948 itu dikenal karena kemampuannya menghadirkan kendaraan yang murah, praktis, dan mudah digunakan oleh masyarakat luas. Filosofi tersebut kini dinilai kembali relevan di tengah meningkatnya kebutuhan akan transportasi yang efisien dan terjangkau.

Karena itu, model baru yang tengah disiapkan tidak akan menjadi replika modern dari 2 CV. Citroën menegaskan kendaraan ini akan mengusung interpretasi baru yang tetap mempertahankan nilai-nilai utama model original seperti desain ringan, fleksibilitas, kepraktisan, serta karakter unik yang mudah dikenali.

Pabrikan asal Prancis tersebut juga ingin tetap setia pada semangat proyek TPV (Toute Petite Voiture) yang melahirkan 2 CV puluhan tahun lalu. Pendekatannya sederhana, yakni menghadirkan inovasi yang benar-benar relevan bagi kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menambahkan fitur sebanyak mungkin.

“Menciptakan kembali 2 CV untuk masa depan merupakan tantangan sekaligus tanggung jawab yang besar. 2 CV original tidak pernah diciptakan untuk menjadi sebuah ikon. Mobil itu menjadi ikon karena mampu memberikan kebebasan bagi masyarakat. 2 CV baru akan membawa semangat yang sama. Bukan melalui nostalgia, melainkan dengan menghadirkan kembali kesederhanaan dan aksesibilitasnya untuk dunia masa kini. Elektrik. Esensial. Terjangkau. Humanis. Sama seperti model original yang dulu mendemokratisasi mobilitas, 2 CV baru akan menghadirkan kembali pesona mobilitas listrik bagi generasi baru melalui model yang sangat menarik. Kembalinya 2 CV bukan sekadar kembalinya sebuah nama legendaris. Ini adalah kembalinya gagasan progres yang berani dan optimistis. Sebuah ide yang sangat mencerminkan Citroën,” ujar Xavier Chardon, CEO Citroën.

Model baru tersebut juga dirancang untuk menjawab tantangan regulasi perkotaan yang semakin ketat terhadap kendaraan bermotor, sekaligus mendukung lahirnya segmen baru mobil listrik berukuran kecil dengan harga yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan arah pengembangan Citroën yang dalam beberapa tahun terakhir semakin fokus menghadirkan kendaraan listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari. Sebelum 2 CV generasi baru hadir, Citroën lebih dulu menawarkan ë-C3, termasuk varian urban-range yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Kabar kebangkitan 2 CV juga menjadi sinyal positif bagi pasar Indonesia. Di bawah naungan PT Indomobil National Distributor, Citroën terus memperluas portofolio produknya sambil mendorong strategi elektrifikasi yang lebih agresif. Kehadiran kembali salah satu ikon terbesar merek tersebut berpotensi memperkuat posisi Citroën dalam menghadapi era kendaraan listrik yang semakin kompetitif.