Upaya mendekatkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kembali dilakukan Hino Indonesia. Melalui program Hino Indonesia Partnership School (HIPS), PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menyerahkan satu unit truk Hino 300 beserta berbagai komponen kendaraan kepada SMKN 5 Makassar sebagai sarana pembelajaran praktik bagi para siswa.
Penyerahan dilakukan di SMKN 5 Makassar, Sulawesi Selatan, dan dihadiri langsung oleh Presiden Direktur HMSI Shingo Sakai bersama Presiden Direktur Kumala Grup Erwin Tandiawan. Bantuan tersebut diterima oleh Kepala SMKN 5 Makassar Amar Bachti di hadapan para guru dan siswa.
Bagi sekolah kejuruan, keberadaan kendaraan utuh dan komponen asli industri menjadi aset penting. Siswa tidak lagi hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi dapat melihat dan membongkar langsung teknologi yang saat ini digunakan di sektor transportasi dan logistik nasional.

Melalui unit Hino 300 yang diserahkan, siswa akan mempelajari berbagai sistem kendaraan niaga modern, mulai dari mesin diesel common rail, sistem pengereman udara, hingga perangkat kelistrikan yang menjadi standar operasional truk masa kini.
“Hino percaya bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja. Karena itu, melalui program Hino Indonesia Partnership School, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan generasi muda Indonesia yang unggul sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Shingo Sakai.
Kolaborasi ini juga diperluas melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara HMSI dan SMKN 5 Makassar. Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kelas industri Hino untuk angkatan pertama pada tahun ajaran 2026 yang akan diikuti oleh 20 siswa.

Menurut Erwin Tandiawan, program HIPS memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan perkembangan bisnis kendaraan niaga, khususnya di kawasan Indonesia Timur yang menjadi salah satu wilayah pertumbuhan industri transportasi dan logistik.
“Hino Kumala sangat mendukung program HIPS yang dilakukan oleh HMSI bersama SMKN 5 Makassar sebagai solusi dalam penyediaan SDM yang unggul dan kompeten untuk perkembangan bisnis Hino di wilayah Indonesia Timur,” kata Erwin.
Pihak sekolah menyambut kerja sama tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat kompetensi siswa sesuai kebutuhan industri. Kepala SMKN 5 Makassar Amar Bachti menyebut sekolahnya berkomitmen menyesuaikan proses pembelajaran dengan standar yang diterapkan di dunia kerja.
Program HIPS sendiri telah dijalankan Hino di berbagai daerah melalui kemitraan dengan sekolah vokasi. Selain bantuan fasilitas pembelajaran, program ini juga mencakup pelatihan teknis, pengembangan kurikulum berbasis industri, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan kapasitas guru dan siswa. ![]()
