Selama beberapa tahun terakhir, perkembangan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia identik dengan bertambahnya jumlah SPKLU di berbagai titik. Namun kini arah pengembangannya mulai berubah. Operator charging point tidak lagi sekadar mengejar kuantitas, melainkan mulai menghadirkan charging hub dengan kapasitas besar yang mampu melayani banyak kendaraan sekaligus dalam waktu singkat.
Langkah itu ditandai lewat peresmian Voltron’s Hub Puri Indah di Jakarta Barat, Rabu (15/7/2026). Fasilitas ini menjadi charging hub pertama yang dibangun dengan standar layanan terbaru Voltron, sekaligus bagian dari strategi perusahaan memperluas jaringan pengisian daya di tengah pertumbuhan populasi kendaraan listrik yang terus meningkat.

Berbeda dari stasiun pengisian daya konvensional, Voltron’s Hub Puri Indah menghadirkan 24 charging lot dengan pilihan ultra fast charger berdaya 120 kW, 160 kW, hingga 480 kW. Dengan konfigurasi tersebut, pengguna dapat melakukan pengisian daya lebih cepat sekaligus mengurangi potensi antrean saat jumlah kendaraan listrik terus bertambah.
Hub ini memiliki total kapasitas listrik 1,6 MW yang telah disiapkan untuk ditingkatkan menjadi 2 MW sesuai kebutuhan di masa mendatang. Voltron mengklaim proses pengisian daya rata-rata dapat berlangsung sekitar 15 menit, bergantung pada jenis kendaraan dan kapasitas baterai yang digunakan.
Pemilihan kawasan Puri Indah juga bukan tanpa alasan. Area ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas bisnis dan komersial di Jakarta Barat dengan mobilitas kendaraan yang tinggi. Lokasinya diharapkan mampu melayani pengguna kendaraan listrik, baik masyarakat umum maupun armada komersial yang beroperasi di kawasan tersebut.

CEO Voltron Indonesia, Andre Soetadji, mengatakan kendaraan listrik di Indonesia kini telah memasuki fase adopsi yang lebih matang. Menurutnya, tantangan industri saat ini bukan lagi sekadar meningkatkan penjualan kendaraan listrik, tetapi memastikan infrastruktur pengisian daya mampu berkembang seiring pertumbuhan pasar.
“Melalui peresmian Voltron Hub Puri Indah, kami percaya pengembangan ekosistem EV harus dilakukan melalui kolaborasi bersama berbagai mitra, termasuk PLN dan Kementerian ESDM, agar adopsi kendaraan listrik di Indonesia dapat tumbuh lebih cepat,” ujar Andre.

Dalam peluncuran tersebut, Voltron juga mendemonstrasikan ultra fast charger 480 kW yang menggunakan teknologi liquid cooled CCS2 connector. Sistem ini telah mendukung baterai berteknologi 5C dan platform 800V, sehingga memungkinkan pengisian baterai hingga 80 persen dalam waktu sekitar 12 menit, tergantung spesifikasi kendaraan.
Pembangunan Voltron’s Hub Puri Indah juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari PLN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik hingga dukungan Kementerian ESDM, ENTREV, dan sejumlah mitra industri.
Menurut Founder & Commissioner Voltron Indonesia, Abdul Rahman Elly, model charging hub seperti ini akan menjadi acuan pengembangan jaringan Voltron di berbagai kota.

“Voltron hadir untuk mempercepat transisi Indonesia menuju mobilitas listrik melalui pembangunan jaringan hub pengisian daya yang andal, mudah diakses, dan tersebar di titik-titik strategis. Voltron’s Hub Puri Indah menjadi standar baru pengembangan charging hub Voltron yang ke depannya akan diperbanyak di berbagai kota di Indonesia,” kata Abdul Rahman Elly.

Voltron’s Hub Puri Indah dapat digunakan oleh berbagai merek kendaraan listrik yang menggunakan konektor CCS2 dan mendukung pengisian daya ultra-fast. Fasilitas ini beroperasi 24 jam dengan tarif yang dapat diakses melalui aplikasi Voltron Indonesia EV Charging.
Hingga saat ini, Voltron mengoperasikan lebih dari 500 konektor di 230 lebih lokasi di Indonesia sejak perusahaan berdiri pada 2022. ![]()
