Sebuah video (lihat di bawah artikel) yang memperlihatkan SUV misterius melakukan parkir otomatis di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta belakangan ramai diperbincangkan di media sosial. Bukan karena desain mobilnya, melainkan karena kendaraan tersebut mampu bermanuver dan masuk ke ruang parkir sempit tanpa terlihat ada pengemudi yang memegang kemudi.
Aksi itu langsung memunculkan berbagai spekulasi. Banyak warganet dan pemerhati otomotif menduga mobil tersebut merupakan JAECOO J7 SHS-P yang sedang menjalani pengujian di Indonesia. Dugaan itu semakin menguat karena manuver yang ditampilkan identik dengan teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) yang sebelumnya telah diperkenalkan JAECOO di sejumlah pasar.
Kalau benar demikian, maka ini bisa menjadi salah satu tanda bahwa teknologi intelligent driving mulai memasuki tahap yang lebih serius di Indonesia. Selama ini fitur parkir otomatis memang sudah tersedia di beberapa mobil premium, tetapi kemampuan kendaraan untuk mencari posisi parkir sendiri hingga kembali menghampiri pemiliknya masih tergolong jarang ditemui.

Melalui teknologi SIVP, JAECOO mengusung konsep “Come to You. Park for You.” Sistem tersebut memungkinkan mobil melakukan parkir secara otomatis sekaligus kembali mendekati pengemudi saat dipanggil. Teknologi ini menggabungkan fitur Smart Parking dan Smart Summon agar proses parkir menjadi lebih praktis, terutama di area yang padat.
Teknologi semacam ini menjawab persoalan yang akrab bagi pengguna mobil di kota besar seperti Jakarta. Mencari ruang parkir kosong, bermanuver di lahan sempit, hingga rasa khawatir menyenggol kendaraan lain masih menjadi tantangan sehari-hari bagi banyak pengemudi.
“Di JAECOO, kami percaya bahwa inovasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pengguna. Melalui pengembangan intelligent driving, kami terus menghadirkan teknologi yang tidak hanya semakin canggih, tetapi juga relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang,” ujar Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing JAECOO Indonesia.

Menurut Ilham, teknologi seharusnya mampu menyederhanakan aktivitas berkendara sehari-hari. Karena itu, SIVP dirancang agar pengguna dapat lebih fokus menikmati perjalanan tanpa harus direpotkan proses parkir yang sering memakan waktu.
Meski demikian, JAECOO menegaskan bahwa SIVP tetap merupakan fitur bantuan berkendara atau driver assistance, bukan sistem yang sepenuhnya menggantikan pengemudi. Pengguna tetap wajib mengawasi kondisi sekitar dan siap mengambil alih kendali kapan pun diperlukan. ![]()
