Geely EX2 jadi penyumbang terbesar penjualan Geely sepanjang semester pertama 2026. Hasil ini membawa merek tersebut masuk ke jajaran tiga besar pabrikan Tiongkok dengan penjualan tertinggi di Tanah Air.

Data Geely menunjukkan, perusahaan membukukan wholesales sebanyak 8.424 unit selama Januari hingga Juni 2026. Dari total tersebut, 6.582 unit berasal dari Geely EX2. Artinya, hampir delapan dari setiap sepuluh mobil Geely yang dikirim ke dealer merupakan EX2, menjadikannya tulang punggung bisnis Geely di pasar nasional.

Dominasi itu semakin terlihat pada Juni 2026. Dalam satu bulan saja, wholesales EX2 mencapai 1.618 unit, memperlihatkan bahwa permintaan terhadap SUV listrik kompak ini masih terus bertumbuh. Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi EX2 sebagai model kunci Geely di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ramai.

Tingginya permintaan bahkan memaksa Geely melakukan penyesuaian di sisi produksi. Pabrikan asal Hangzhou itu meningkatkan kapasitas produksi EX2 agar waktu tunggu konsumen bisa dipangkas menjadi sekitar satu bulan. Langkah tersebut menunjukkan bahwa tantangan Geely saat ini bukan lagi membangun minat pasar, melainkan memastikan pasokan mampu mengimbangi permintaan.

Salah satu daya tarik EX2 datang dari paket yang ditawarkan. Mobil listrik ini memiliki jarak tempuh hingga 395 km (NEDC), mendukung pengisian daya cepat DC fast charging dari 30 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 25 menit, serta mengusung sistem Rear-Wheel Drive yang dipadukan radius putar ringkas sehingga lebih lincah digunakan di kawasan perkotaan.

Keberhasilan EX2 di Indonesia juga sejalan dengan performa Geely di pasar global. Selama semester pertama 2026, Geely Auto mencatat penjualan global mencapai 1,42 juta unit, sementara ekspor melonjak 158 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kendaraan energi baru (NEV) menjadi mesin utama pertumbuhan tersebut dengan kontribusi 59 persen terhadap total ekspor perusahaan.