Di tengah gencarnya peluncuran model kendaraan baru oleh berbagai merek otomotif, Hino justru mengambil langkah yang mungkin tidak terlalu mencolok, tetapi memiliki dampak besar bagi bisnisnya.

Pabrikan kendaraan niaga asal Jepang itu kembali memperluas jaringan dealer di Jawa Timur dengan meresmikan fasilitas baru di Banyuwangi, sebuah wilayah yang kini berkembang menjadi simpul penting transportasi dan logistik di ujung timur Pulau Jawa.

Strategi ini menunjukkan bahwa Hino tidak hanya fokus menjual truk dan bus, tetapi juga membangun ekosistem layanan yang mampu menjaga armada pelanggan tetap beroperasi. Dalam bisnis kendaraan niaga, keberadaan dealer dengan layanan purna jual yang lengkap sering kali lebih menentukan dibanding sekadar spesifikasi produk.

Banyuwangi dipilih bukan tanpa alasan. Kabupaten ini terus berkembang sebagai pusat aktivitas logistik, pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga pariwisata. Posisinya yang menjadi gerbang penyeberangan menuju Bali membuat lalu lintas kendaraan niaga semakin padat dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan tinggi terhadap bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, dan dukungan teknis yang cepat.

Dealer Hino Banyuwangi yang dikelola PT Indomobil Prima Niaga berdiri di atas lahan sekitar 3.300 meter persegi dengan bangunan seluas 1.152 meter persegi. Fasilitas ini mengusung layanan 3S (Sales, Service, dan Spare Parts) serta didukung empat service bay untuk menangani perawatan maupun perbaikan kendaraan pelanggan.

Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Shingo Sakai, menegaskan bahwa penjualan kendaraan hanyalah awal dari hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan armada pelanggan selalu siap beroperasi melalui layanan servis yang cepat, ketersediaan suku cadang, serta dukungan teknis yang andal. Filosofi Total Support inilah yang menjadi dasar ekspansi jaringan Hino di berbagai daerah.

Langkah tersebut juga memperlihatkan bagaimana persaingan di pasar kendaraan niaga mulai bergeser. Jika dahulu kompetisi banyak ditentukan oleh performa mesin atau kapasitas angkut, kini kualitas layanan purna jual menjadi faktor yang semakin menentukan. Armada yang terlalu lama berhenti karena menunggu servis atau suku cadang dapat berdampak langsung terhadap produktivitas dan keuntungan perusahaan.

Dengan bertambahnya jaringan di Banyuwangi, Hino semakin merapatkan cakupan layanannya di Jawa Timur, salah satu provinsi dengan aktivitas distribusi barang paling tinggi di Indonesia.