Bagi generasi X yang memasuki booth Lexus di GIIAS 2026, pengalaman tersebut mungkin langsung mengingatkan pada salah satu adegan dalam film The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe, ketika Lucy Pevensie menemukan sebuah lemari tua yang ternyata menjadi pintu menuju dunia berbeda bernama Narnia.
Sebuah ruang sederhana yang ternyata membawa seseorang berpindah ke suasana yang sama sekali baru.
Namun tentu saja, tidak semua generasi memiliki memori yang sama terhadap film tersebut. Bagi sebagian pengunjung lain, pengalaman itu mungkin lebih mudah digambarkan seperti ketika menemukan pintu menuju sebuah private atau executive lounge di bandara premium.
Di luar, suasana bergerak cepat.
Suara pengumuman, langkah kaki, dan aktivitas penumpang menjadi bagian dari perjalanan.
Namun begitu memasuki ruang eksklusif tersebut, ritmenya berubah.
Cahaya terasa lebih lembut, aroma lebih terkurasi, pelayanan menjadi lebih personal, dan setiap detail dirancang untuk menghadirkan kenyamanan.
Sensasi serupa terasa ketika memasuki booth Lexus di GIIAS 2026!

Di tengah hiruk-pikuk pameran otomotif yang dipenuhi kendaraan baru, teknologi terbaru, dan berbagai aktivitas untuk menarik perhatian pengunjung, Lexus menghadirkan ruang yang berjalan dengan ritmenya sendiri.
Lewat tema “Discover the Evolution of Luxury”, Lexus tidak hanya menampilkan kendaraan, tetapi membangun sebuah pengalaman yang menggabungkan desain ruang, aroma, teknologi, craftsmanship, serta filosofi khas Jepang, Omotenashi. Sebuah pendekatan yang membuat pengunjung tidak hanya melihat bagaimana Lexus menciptakan sebuah kendaraan, tetapi juga bagaimana sebuah brand premium membangun pengalaman sejak langkah pertama.
Perjalanan dimulai dari area Discover Craft, sebuah ruang yang memperkenalkan perjalanan elektrifikasi Lexus melalui pilihan teknologi yang semakin beragam. Mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Turbo Hybrid Electric Vehicle (THEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV), seluruh jajaran tersebut menjadi representasi bagaimana Lexus menghadirkan berbagai pilihan mobilitas sesuai kebutuhan pelanggan.
Namun Lexus tidak memulai pengalaman tersebut hanya melalui teknologi. Sebelum berbicara mengenai angka, spesifikasi, atau sistem elektrifikasi, pengunjung terlebih dahulu diajak memasuki atmosfer yang dibangun melalui aroma cedarwood.
Karakter cedarwood menghadirkan kesan hangat dan elegan. Aromanya mengingatkan pada ruang dengan dominasi material natural premium, memberikan suasana tenang yang selaras dengan filosofi Lexus mengenai detail dan craftsmanship.
Di area ini pula, The All-New Lexus ES menjadi salah satu pusat perhatian. Sedan terbaru Lexus tersebut hadir dalam pilihan Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Battery Electric Vehicle (BEV), sekaligus menjadi sedan BEV pertama dalam jajaran produk Lexus. Namun kehadiran Lexus ES bukan hanya mengenai perubahan teknologi.
Model ini tetap membawa karakter utama Lexus melalui kenyamanan kabin, kesenyapan berkendara, kualitas material, serta bagaimana setiap elemen dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal.
Bagi Lexus, elektrifikasi bukan sekadar perpindahan dari mesin konvensional menuju teknologi baru. Menjadi bagian dari evolusi bagaimana sebuah kendaraan premium dirasakan.
Perjalanan kemudian berlanjut menuju Discover Immersion. Jika Discover Craft memperlihatkan arah masa depan Lexus melalui elektrifikasi, area ini membawa pengunjung melihat fondasi yang membentuk karakter Lexus selama ini. Sebuah koridor yang terinspirasi dari alat tenun kayu ciptaan Sakichi Toyoda menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Elemen ini mengingatkan bahwa perhatian terhadap detail dan semangat craftsmanship telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Toyota sebelum berkembang menjadi nilai yang melekat pada Lexus.
Di area inilah, sontak suasana berubah melalui aroma vanilla. Jika cedarwood menghadirkan karakter hangat dan elegan, vanilla membawa nuansa yang lebih lembut dan intim. Aromanya tidak mendominasi ruang, tetapi memberikan sentuhan yang membuat atmosfer terasa lebih personal. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana Lexus melihat kemewahan melalui banyak elemen kecil yang saling melengkapi.
Selain itu, Lexus juga menghadirkan miniatur IMMERSION by Lexus, brand space Lexus pertama dan satu-satunya di Asia Tenggara, serta instalasi seni Nayanika yang merepresentasikan cara Lexus memandang perkembangan luxury. Sebuah gambaran bahwa pengalaman Lexus tidak berhenti ketika seseorang memiliki kendaraan, tetapi berkembang menjadi hubungan yang lebih luas dengan sebuah brand.
Berbeda dari area display kendaraan pada umumnya, Lexus memberikan ruang agar pengunjung dapat mengenal kendaraan melalui pengalaman yang lebih dekat. Bagian utama dari perjalanan tersebut hadir melalui Sensory Concierge Room, sebuah ruang khusus yang didedikasikan untuk the all new Lexus ES. Pencahayaan dirancang untuk memperlihatkan karakter desain eksterior. Saat masuk ke dalam kabin, perhatian diarahkan pada kualitas material, ambient illumination, ruang yang semakin lapang, kualitas audio yang imersif, hingga suasana kabin yang lebih senyap.
Di sinilah pendekatan Lexus terasa paling jelas. Kemewahan tidak hanya hadir melalui satu fitur besar yang mudah terlihat, tetapi melalui bagaimana berbagai elemen bekerja bersama menciptakan rasa nyaman.
Sama seperti sebuah executive lounge, pengalaman premium sering kali terbentuk dari detail yang tidak selalu langsung disadari. Namun justru detail tersebut yang membuat seseorang merasa berbeda.
Perjalanan kemudian berakhir di area Discover Sanctuary, sebuah ruang yang merepresentasikan filosofi Omotenashi, konsep keramahan khas Jepang yang menjadi bagian penting dari identitas Lexus.
Aroma lemongrass menjadi elemen terakhir yang menyambut pengunjung.
Berbeda dengan cedarwood yang memberikan kesan hangat dan vanilla yang terasa lebih intim, lemongrass menghadirkan karakter yang lebih segar dan ringan. Sebuah penutup yang memberikan suasana nyaman setelah pengunjung melewati perjalanan mengenai teknologi, desain, dan craftsmanship.

Sebagai bagian dari Discover Sanctuary, Lexus juga menghadirkan sajian khusus selama GIIAS 2026 yang terinspirasi dari visi 360 Mobility, meliputi mobilitas darat, laut, dan udara. Konsep tersebut diterjemahkan melalui tiga sajian spesial. Smoked MB9 Karubi Tenderloin merepresentasikan daratan, Smoked Caviar menggambarkan lautan, sementara Peach Osmanthus Cloud menjadi interpretasi terhadap udara.
Sebuah pendekatan yang memperlihatkan bahwa Lexus ingin memperluas arti luxury beyond vehicle, menjadikannya sebagai pengalaman yang melibatkan berbagai indera.
Kehadiran Lexus di GIIAS 2026 menunjukkan bagaimana sebuah brand premium mulai melihat ruang pamer bukan hanya sebagai tempat memperkenalkan produk. Booth menjadi bagian dari perjalanan membangun persepsi. Seperti private lounge di sebuah bandara premium, perbedaannya tidak selalu hadir melalui sesuatu yang paling besar atau paling mencolok. Ia muncul melalui detail-detail kecil yang membuat sebuah pengalaman terasa lebih personal. Dan di tengah perjalanan tersebut, the all new Lexus ES menjadi titik temu antara teknologi elektrifikasi, craftsmanship, dan evolusi baru cara Lexus mendefinisikan kemewahan. ![]()






