Urusan menentukan jurusan kuliah sampai menghadapi jalur seleksi masuk perguruan tinggi masih jadi momok tersendiri buat banyak pelajar di Indonesia. Bukan cuma soal nilai rapor atau nilai ujian, tapi juga soal arah yang belum tentu jelas di kepala mereka.
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mencoba menjawab kegelisahan itu lewat program Hyundai Jump School Indonesia, yang kali ini hadir di tengah hiruk pikuk GIIAS 2026.
Di ajang otomotif terbesar tahun ini, Hyundai mempertemukan 50 siswa SMK dengan para mahasiswa relawan Jump School untuk sesi berbagi pengalaman. Bukan kelas formal dengan slide presentasi panjang, melainkan obrolan santai dari kakak tingkat yang lebih dulu melewati proses seleksi masuk kampus. Wawasan soal jurusan, strategi menghadapi ujian, sampai motivasi jadi bahan obrolan yang mengalir di sela suasana pameran.
Sesi di GIIAS ini sebenarnya cuma satu potongan kecil dari cerita panjang Hyundai Jump School Indonesia yang sudah berjalan sejak September 2024. Programnya sendiri mengusung konsep triangular mentoring, tiga pihak dipertemukan dalam satu ekosistem belajar, mulai dari pelajar sekolah, mahasiswa relawan, hingga profesional yang berperan sebagai mentor.
Tahun pertama program ini berjalan, Universitas Indonesia (UI) jadi mitra tunggal dengan 50 mahasiswa relawan yang menjangkau lebih dari 230 pelajar di delapan pusat pembelajaran. Angka itu melonjak signifikan di tahun kedua. Institut Teknologi Bandung (ITB) masuk sebagai mitra baru, jumlah mahasiswa relawan naik jadi 100 orang, dan cakupan pelajar yang dibina tembus 550 lebih di 19 pusat pembelajaran yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung.

Yang dikerjakan mahasiswa relawan bukan cuma soal akademik. Eksplorasi minat dan bakat, penguatan kepercayaan diri, sampai pendampingan non-akademik lain juga masuk dalam rangkaian kegiatan. Para relawan sendiri tidak dilepas begitu saja, mereka dibekali lewat kelas seminar dan sesi bersama profesional mentor sebagai persiapan menghadapi dunia kerja nanti. Sejumlah alumni program bahkan mendapat kesempatan mengikuti Global Hyundai Jump School Study Tour ke Korea Selatan, khusus untuk mahasiswa relawan berprestasi.
Memasuki tahun ketiga yang berlangsung September 2026 sampai Juni 2027, jangkauan program bakal diperluas lagi. Selain UI dan ITB yang sudah lebih dulu jadi mitra, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi bergabung sebagai mitra baru. Dengan tiga universitas yang terlibat, kesempatan buat mahasiswa jadi relawan mentor makin terbuka lebar, begitu juga akses pendampingan bagi pelajar di berbagai daerah yang makin luas jangkauannya.
Sesi di GIIAS 2026 jadi salah satu cara Hyundai memperkenalkan program ini ke audiens yang lebih luas, sekaligus menegaskan bahwa komitmen mereka terhadap pengembangan talenta muda Indonesia jalan terus di luar konteks pameran otomotif.
Semangat “Today’s Mentee, Tomorrow’s Mentor” yang diusung Hyundai jadi semacam benang merah program ini, di mana pelajar yang hari ini dibimbing diharapkan kelak jadi sosok yang membimbing generasi berikutnya. ![]()
