Tak mudah bagi sebuah perusahaan untuk bertahan hingga puluhan tahun, apalagi mencapai usia setengah abad. Namun itulah yang terjadi dengan Bridgestone Indonesia.
Merayakan momen tersebut, perusahaan karet bundar asal Jepang ini menggelar acara seremonial untuk memperingati 50 tahun operasionalnya di tanah air, bertempat di Jakarta pada Senin (24/8/2026).
Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso sebagai tamu kehormatan. Lalu ada Nobuyuki Tamura, Member of the Board sekaligus Representative Executive Officer dan EAST CEO Bridgestone Corporation, bersama perwakilan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), para pelanggan, dan mitra bisnis yang sudah menemani perjalanan panjang perusahaan.
Cerita Bridgestone di Indonesia sebenarnya bermula lebih awal dari angka bulat yang dirayakan tahun ini. PT Bridgestone Tire Indonesia berdiri pada 8 September 1973, lalu produksi ban pertamanya baru terjadi dua tahun kemudian, tepatnya 1 Oktober 1975, berupa ban truk dan bus dari pabrik Bekasi. Pabrik tersebut baru diresmikan secara formal pada 5 Februari 1976 oleh Menteri Perindustrian RI dan Gubernur Jawa Barat kala itu. Dari titik itulah perusahaan mulai membangun jaringan agen di seluruh Indonesia sebelum akhirnya merambah pasokan ban untuk pabrikan kendaraan sebagai Original Equipment pada 1977.
Langkah Bridgestone tidak berhenti di produk niaga. Pada 1979 perusahaan mulai memproduksi ban radial pertamanya untuk segmen mobil penumpang, sebuah lompatan teknologi yang cukup signifikan untuk ukuran industri ban nasional saat itu. Permintaan pasar yang terus tumbuh kemudian mendorong ekspansi kapasitas manufaktur dengan pembangunan pabrik kedua di Karawang, Jawa Barat, yang diresmikan pada 9 September 1999. Fasilitas Karawang ini dilengkapi lintasan uji coba atau proving ground berstandar global, memperkuat kapabilitas riset dan pengembangan produk Bridgestone di Indonesia.
Orientasi ekspor jadi bagian penting dari perjalanan lima dekade ini. Bridgestone Indonesia mulai mengirim produknya ke luar negeri sejak 1983, menyasar pasar Timur Tengah, Afrika, Oceania, Amerika Serikat, hingga Asia termasuk Jepang sendiri. Status sebagai basis ekspor resmi Bridgestone Corporation diperoleh pada 2002, disusul peningkatan pengiriman ban radial ke Amerika Serikat pada 2005 dan perolehan akreditasi mutu ISO/TS-16949 pada 2004. Kini produk buatan Indonesia sudah menjangkau lebih dari 70 negara, sementara jaringan distribusi domestiknya mencakup lebih dari 400 gerai ritel resmi Toko Model dan lebih dari 1.500 toko ban umum di seluruh Indonesia.
Momentum ulang tahun emas ini juga dimanfaatkan Menteri Perdagangan Budi Santoso untuk membuka ruang kerja sama lebih luas. “Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas ulang tahun ke-50 Bridgestone di Indonesia. Kami sangat terbuka terhadap peluang investasi dan kerja sama di masa depan bersama para investor Indonesia dan Bridgestone. Pemerintah Indonesia tetap terbuka untuk menerima masukan berkelanjutan serta melakukan diskusi strategis mengenai usulan kebijakan investasi, meningkatkan dinamika pasar domestik, dan memaksimalkan peluang ekspor global,” ujarnya di acara tersebut.
Dari sisi manajemen, Nobuyuki Tamura menyebut posisi Indonesia sebagai simpul penting dalam jaringan global Bridgestone. “Seiring perayaan ulang tahun ke-50 Bridgestone Indonesia, kami bangga atas fondasi kuat yang dibangun bersama para karyawan, pelanggan, dan mitra kami selama lima dekade terakhir. Indonesia merupakan pasar yang penting sekaligus basis manufaktur dan ekspor yang strategis dalam jaringan global Bridgestone. Dipandu oleh misi perusahaan kami yang tak pernah berubah, Melayani Masyarakat dengan Mutu Tertinggi, kami tetap berkomitmen untuk tumbuh bersama Indonesia dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi pelanggan dan masyarakat di dekade-dekade mendatang,” katanya.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno menambahkan bahwa ke depan perusahaan akan memperdalam kapabilitas lokal sembari merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang, termasuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Fase pertumbuhan berikutnya sudah mulai terlihat lewat langkah teknologi. Sepanjang 2026 ini Bridgestone Indonesia mulai memasok ban berteknologi B-Silent kepada salah satu produsen otomotif global yang beroperasi di dalam negeri, dirancang untuk meredam kebisingan kabin sekaligus menjawab permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat. Kapabilitas ini dibangun di atas fondasi riset produk, perencanaan material, desain khusus, hingga proses manufaktur yang sudah dijalankan Bridgestone Indonesia selama puluhan tahun terakhir.
Saat ini perusahaan mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan yang berbasis di Karawang, sementara Bridgestone Corporation secara global memiliki sekitar 130.000 karyawan dan beroperasi di lebih dari 150 negara serta wilayah di seluruh dunia. ![]()
