MG Motor Indonesia tak mau anggap remeh Jawa Timur. Buat mereka, provinsi tersebut dianggap sebagai salah satu pasar strategis nasional.

Oleh karena itu, MG ZS Hybrid+ resmi didaratkan di dua kota sekaligus, Surabaya dan Malang, lewat kerja sama dengan dua kelompok usaha yang berbeda, Mimosa Group di Surabaya dan Perdana Group di Malang.

Bukan kebetulan MG pilih dua kota ini. Data GAIKINDO sampai April 2026 mencatat Jawa Timur sudah membukukan 25.228 unit penjualan mobil, atau sekitar 9,1 persen dari total penjualan nasional. Angka segitu bikin provinsi ini otomatis jadi radar buat brand yang mau memperluas kaki bisnisnya, apalagi karakter kebutuhan mobilitasnya beragam, mulai dari commuting harian di dalam kota sampai perjalanan antarkota yang jaraknya enggak pendek.

Langkah ini juga jadi kelanjutan dari cerita MGS5 EV yang menurut MG mendapat respons positif dari konsumen Indonesia.

Jason Huang, Chief Executive Officer MG Motor Indonesia, menyebut antusiasme terhadap kendaraan elektrifikasi memang makin besar, tapi kebutuhan tiap konsumen enggak seragam. Sebagian sudah siap pindah ke EV penuh, sebagian lain masih pegang erat fleksibilitas mesin bensin. MG ZS Hybrid+ dihadirkan buat menjembatani dua kelompok itu.

Dari sisi dapur pacu, MG ZS Hybrid+ mengusung teknologi Hybrid+ yang memadukan mesin bensin 1,5 liter dengan motor listrik berdaya tinggi dan transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission. Kombinasi ini diatur oleh Intelligent Propulsion System yang otomatis menyesuaikan sumber tenaga sesuai kondisi jalan, dan hasilnya combined maximum power tembus 214 PS. Karena tetap mengandalkan mesin bensin sebagai bagian dari sistem penggeraknya, mobil ini enggak butuh charging station buat jalan, jadi fleksibilitasnya masih setara mobil ICE biasa.

Konsep desainnya sendiri diusung lewat tagline “Outclass The Mainstream”, perpaduan antara efisiensi dan performa, gaya dan kepraktisan, plus kenyamanan berkendara buat keluarga. Di kabin, MG ZS Hybrid+ dibekali 7-inch digital instrument display, 12,3-inch infotainment display, dan wireless charger, dengan material yang diklaim high-quality dan desain yang human-centered.

Buat urusan kepraktisan keluarga, baris kedua dibuat lega dan kapasitas bagasi bisa sampai 1.457 liter. Kenyamanan kabin ditambah lagi dengan rear air-conditioning vents, power tailgate, dan panoramic sunroof, jadi bukan cuma soal irit bensin tapi juga soal kenyamanan buat perjalanan jauh sekeluarga.

Sisi keselamatan juga tak ditinggal. MG ZS Hybrid+ dilengkapi 15 fungsi Advanced Driver Assistance Systems dan tujuh airbags. Beberapa fitur ADAS-nya termasuk Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Keep Assist, Blind Spot Detection, sampai Rear Cross Traffic Alert.

Tak kalah penting soal jaringan diler. Di Surabaya, MG mengandalkan Mimosa Group yang mengoperasikan dua outlet sekaligus, MG Jemursari dan MG Surabaya Barat. Sementara di Malang, MG Malang berada di bawah naungan Perdana Group. Dengan tiga titik diler ini, MG praktis sudah punya pijakan yang lebih kuat buat menggarap pasar Jawa Timur ketimbang cuma modal satu showroom di kota besar.

Soal harga, MG ZS Hybrid+ dipatok sama di kedua kota. Varian Ignite dibanderol Rp 309.900.000 OTR, sementara varian Magnify ada di angka Rp 339.900.000 OTR, baik untuk wilayah Surabaya maupun Malang.

Peluncuran regional ini juga dibarengi rangkaian exhibition dan test drive di masing-masing kota, jadi masyarakat Surabaya dan Malang bisa langsung merasakan sendiri karakter berkendara Hybrid+ ini tanpa harus jauh-jauh ke Jakarta.