Ducati resmi memperkenalkan Desmo450 SM dalam gelaran World Ducati Week pada pertengahan September 2026 lalu. Motor ini menjadi catatan baru bagi pabrikan asal Borgo Panigale tersebut, karena untuk pertama kalinya Ducati merancang motor balap murni khusus Supermoto, bukan hasil modifikasi dari lini motor jalan raya yang sudah ada.

Desmo450 SM lahir dari pengembangan lanjutan platform Desmo450 MX yang sebelumnya sudah unjuk gigi di lintasan Supermoto. Bersama juara dunia Marc Reiner Schmidt dan Team Undici, platform tersebut langsung meraih kemenangan pada debut perdananya di ajang dunia. Hasil itu menjadi modal awal sebelum versi produksinya resmi diperkenalkan.
Karakter penyaluran tenaga, sasis, dan sistem elektronik Desmo450 SM dirancang agar tetap mudah dikendalikan pembalap amatir, tetapi tetap kompetitif ketika berada di tangan pembalap profesional. Ducati mengejar performa tinggi dengan tuntutan fisik yang lebih rendah, sehingga pembalap bisa menjaga konsistensi sekaligus mempertahankan catatan waktu lap.

Sektor suspensi menjadi salah satu bagian yang paling ditonjolkan Ducati. Untuk pertama kalinya pada motor Supermoto produksi, Showa dilibatkan langsung dalam pengembangan setting suspensinya. Suspensi depan upside down 49 mm menggunakan sealed cartridge dan bisa disetel penuh untuk kompresi serta rebound. Komponennya juga mendapat pegas dan setting khusus, travel 280 mm, serta lapisan Kashima Coating pada tabung garpu.
Dudukan kaliper rem radial ditempatkan di sisi kiri. Sementara steering plate hasil pemesinan billet dibuat dengan jarak pusat yang lebih panjang agar tersedia ruang yang cukup untuk roda depan.
Di belakang, Desmo450 SM mengandalkan shock absorber Showa yang juga bisa disetel penuh. Komponen ini bekerja bersama sistem progressive link dengan wheel travel mencapai 295 mm. Hand guard dan sepatbor dibuat ulang dengan ukuran lebih pendek, sementara pelindung garpu dipangkas untuk menyediakan ruang lebih luas bagi ban slick depan berukuran 125/75.

Velgnya menggunakan ukuran 16,5 inci di depan dan 17 inci di belakang, dengan profil Excel serta sistem Bartubeless. Menurut Ducati, kombinasi tersebut berhasil memangkas massa rotasi dan unsprung mass hingga 1,2 kg. Ban standarnya menggunakan Metzeler Racetec Slick SM, tipe yang juga dipakai di Kejuaraan Dunia Supermoto.
Urusan pengereman diserahkan kepada kaliper radial Brembo Stylema yang menjepit cakram floating Galfer 310 mm dengan flange aluminium di depan. Di belakang, digunakan cakram Galfer 240 mm dengan kaliper floating Brembo.
Rangkanya memakai aluminium ringan dengan pendekatan yang sama seperti motor motocross. Titik las dibuat seminimal mungkin untuk mendapatkan kombinasi bobot, kekakuan, dan kekuatan yang optimal. Desain tersebut juga memungkinkan saluran intake dibuat selurus mungkin untuk menjaga suplai udara menuju mesin.

Ciri khas Ducati berupa sistem katup Desmodromic memungkinkan rev limiter dipatok hingga 11.900 rpm. Dengan begitu, pembalap bisa menahan gigi lebih lama sebelum harus melakukan perpindahan. Transmisinya dilengkapi Active Quick Shift untuk upshift dan Suter slipper clutch yang dikalibrasi khusus untuk membantu pembalap mengatasi side slip saat memasuki tikungan.
Ducati juga membekali Desmo450 SM dengan Ducati Traction Control yang diklaim sebagai sistem pertama yang dipatenkan di segmennya. Sistem ini dikalibrasi khusus untuk Supermoto dan mampu memperkirakan slip aktual roda belakang melalui empat level pengaturan, atau bisa dimatikan sepenuhnya.

Selain itu ada Launch Control dan Engine Brake Control yang tingkat intervensinya bisa disesuaikan. Seluruh sistem tersebut terhubung dengan dua Riding Mode yang dapat dikustomisasi melalui aplikasi X Link.
Untuk perawatan, Ducati menetapkan interval yang diklaim sesuai standar kelasnya. Penggantian piston dan pemeriksaan celah katup dilakukan setiap 45 jam, overhaul mesin secara menyeluruh setiap 90 jam, sedangkan penggantian oli dilakukan setiap 15 jam.
Seal pada seluruh cover mesin juga mendapat revisi. Cover alternator, kopling, hingga cylinder head kini tidak lagi menggunakan pasta tiga komponen. Ducati menggantinya dengan gasket logam untuk cylinder head dan gasket karet pada dua cover lainnya.

Desmo450 SM juga mengusung konsep predictive maintenance. Keausan sejumlah komponen dapat dipantau melalui modul Com Link yang tersedia sebagai aksesori. Data tersebut nantinya bisa membantu menentukan kebutuhan perawatan berdasarkan kondisi komponen, bukan sekadar mengandalkan interval waktu.
Ducati mulai memasarkan Desmo450 SM melalui jaringan dealer terpilih di Eropa pada Desember 2026. Pasar lain, termasuk Amerika Serikat, akan menyusul pada musim semi 2027 dengan banderol sekitar US$ 12.995.
Di arena Supermoto kompetisi, motor ini akan berhadapan dengan nama yang sudah lebih dulu dikenal seperti KTM 450 SMR dan Husqvarna FS450. ![]()
