Toyota Racing memenangkan 6 Hours of Fuji 2026 melalui keputusan strategi pada fase akhir yang mengubah posisi #8 TR010 Hybrid dari mobil yang berada di urutan keenam menjadi pemimpin lomba. Ryo Hirakawa, Sebastien Buemi, dan Brendon Hartley menyelesaikan 203 lap dalam enam jam dengan keunggulan hanya 0,591 detik atas Alpine Endurance Team #36. BMW M Team WRT #15 melengkapi podium dengan jarak 6,415 detik dari pemenang.
Hasil tersebut tidak menggambarkan jalannya lima jam pertama. Alpine #36 dan #35 mengawali balapan dari baris depan dan mampu mengendalikan sebagian besar perlombaan. Toyota #8 bahkan tidak memulai dari posisi ideal setelah sesi qualifying dan Hyperpole dibatalkan akibat hujan deras pada Sabtu. Grid kemudian ditentukan berdasarkan lap terbaik dari tiga sesi Free Practice, yang menempatkan #8 di posisi kedelapan dan Toyota #7 di posisi ke-13.

Pada fase awal hingga pertengahan balapan, Alpine mempertahankan dua mobilnya di kelompok terdepan. Toyota #8 harus mengejar setelah start dari baris keempat. Situasinya semakin sulit ketika Brendon Hartley sempat berputar setelah bersenggolan dengan Harry Tincknell di tikungan menuju Turn One. Mobil #8 bahkan sempat menghadap ke arah yang berlawanan sebelum kembali melanjutkan lomba.
Perubahan besar terjadi pada satu jam terakhir. Kecelakaan besar McLaren #58 Garage 59 di kelas LMGT3 membuat lomba dinetralisasi. Pada kondisi tersebut, hampir seluruh mobil terdepan masuk pit sehingga keputusan mengenai ban dan bahan bakar menjadi penentu posisi setelah lintasan kembali hijau. Toyota melihat peluang yang berbeda dari Alpine.

Toyota #8 yang saat itu berada di posisi keenam memilih tidak mengganti ban dan hanya melakukan pengisian bahan bakar dalam jumlah terbatas. Strategi tersebut memang berarti Hirakawa harus melanjutkan lomba dengan ban yang sudah digunakan, tetapi Toyota mendapatkan keuntungan berupa posisi lintasan. BMW #15 juga memilih mempertahankan Dries Vanthoor dengan ban bekas. Alpine mengambil pendekatan berbeda yaitu dengan #36 memasang satu set Michelin baru untuk Victor Martins, sedangkan #35 mengganti dua ban sisi kiri untuk Charles Milesi.
Konsekuensi dari keputusan tersebut terlihat ketika lomba kembali berjalan dengan sekitar 20 menit tersisa. Hirakawa berada di depan Vanthoor, sementara Martins keluar di posisi kelima. Pembalap Alpine itu kemudian bergerak cepat melewati Marco Sørensen di Aston Martin. Milesi juga memberi jalan kepada rekan setimnya sehingga Martins dapat mengejar posisi yang lebih tinggi tanpa kehilangan waktu dalam pertarungan internal.
Martins kemudian melewati Vanthoor untuk mengambil posisi kedua. Dengan ban baru, Alpine #36 memiliki keuntungan dalam fase terakhir dan segera mendekati Toyota #8. Catatan resmi menunjukkan Martins memiliki lap tercepat 1 menit 30,486 detik, lebih cepat dibanding lap terbaik Hirakawa yang tercatat 1 menit 31,159 detik. Namun keunggulan lap tersebut tidak cukup untuk melewati Toyota sebelum garis finis.
Hirakawa menghadapi situasi yang berbeda dari sekadar mempertahankan mobil di depan. Restart berlangsung di lintasan yang masih sedikit basah dengan ban dingin, sementara Martins terus menekan dari belakang. Hirakawa menyebut keberadaan sebuah BMW yang sudah terkena lap sebagai referensi di depannya, sementara BMW lain berada di belakang dan turut membantunya menjaga jarak dari Alpine. Komunikasi dari pit wall kemudian menjadi bagian penting dalam menentukan kapan ia harus mendorong dan kapan harus bertahan.
Duel tersebut bertahan sampai lap terakhir. Toyota #8 melintasi garis finis setelah 203 lap, hanya 0,591 detik di depan Alpine #36. BMW #15 finis ketiga dengan selisih 6,415 detik, disusul Alpine #35 dengan jarak 7,699 detik. Toyota #7 menyelesaikan balapan di posisi kedelapan, terpaut 14,206 detik dari rekan setimnya.
Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua Toyota #8 pada musim WEC 2026 dan kemenangan kesepuluh Toyota di Fuji. Bagi trio Hirakawa, Buemi, dan Hartley, tambahan poin dari Fuji juga membawa mereka ke puncak klasemen Drivers’ World Championship setelah putaran keenam. Toyota sekaligus memperkuat posisinya dalam perebutan gelar konstruktor.

Hasil Fuji juga memperlihatkan perbedaan konsekuensi dari dua pendekatan pada pit stop terakhir. Toyota dan BMW mempertahankan ban yang sudah digunakan untuk mendapatkan posisi lintasan, sementara Alpine memilih memberikan ban baru kepada mobil #36 dan sebagian ban baru kepada #35. Pada akhirnya, Alpine memiliki kecepatan untuk mengejar, tetapi Toyota sudah memiliki posisi yang harus dipertahankan hanya untuk 21 menit terakhir.
Putaran berikutnya adalah 6 Hours of Barcelona pada 16–18 Oktober 2026. Setelah Fuji, klasemen kembali berubah dengan trio Toyota #8 berada di posisi teratas Drivers’ Championship, sementara persaingan gelar memasuki dua putaran terakhir musim ini. ![]()




