Multistrada V4 Pikes Peak 2027 datang dengan tampang yang jauh lebih dekat ke paddock. Ducati memberinya livery baru yang terinspirasi dari Desmosedici GP dan Panigale V4 R, dua motor yang dipakai tim resmi mereka di MotoGP dan Superbike World Championship. Kabarnya diumumkan dari Borgo Panigale, Bologna, 24 September 2026, di tahun perayaan Centenary Ducati.
Livery ini digarap Centro Stile Ducati bareng Drudi Performance. Elemen khas motor MotoGP dan Superbike diramu jadi satu desain lewat kombinasi warna dan pengolahan permukaan yang menggemakan estetika balap Ducati. Hasilnya skema grafis yang modern, dinamis, gampang dikenali, dan memberi kesan gerakan yang kuat di seluruh bagian motor.

Tampilannya dilengkapi komponen serat karbon dan knalpot titanium Akrapovič yang legal dipakai di jalan raya. Ada juga windshield rendah berwarna gelap, slider fork Öhlins beranodisasi emas, jok berlogo V4, dan emblem Ducati Corse di bagian ujung depan.
Bagian yang bikin motor ini terasa personal ada di program Ducati Factory Made. Lewat program ini, Pikes Peak bisa dikonfigurasi dengan perhatian pada detail yang mendekati personalisasi khusus, tanpa perlu modifikasi aftermarket. Pilihannya mencakup ergonomi, komponen serat karbon, sampai warna untuk berbagai komponen teknis.

Khusus Pikes Peak, pemilik bisa menambahkan velg forged berwarna merah dengan kaliper rem senada, merah atau hitam. Jok tersedia dalam beberapa pilihan tinggi. Paket komponen serat karbon, lampu tambahan, dan satu set box bagasi lengkap berisi pannier samping serta top box juga bisa dipasang.
Varian ini sendiri lahir untuk merayakan kesuksesan Multistrada di ajang hill climb legendaris Pikes Peak, dan merupakan turunan langsung dari konsep Multistrada 1200 pertama. Crossover performa tinggi ini memakai jantung pacu Ducati Superbike, roda 17 inci, single-sided swingarm, suspensi sport bertravel panjang, serta bodi yang memberi perlindungan. Posisi berkendaranya ergonomis dan bisa dipasangi bagasi, jadi tetap layak dipakai touring.

Tenaganya datang dari mesin V4 Granturismo 1.158 cc yang menghasilkan 170 CV (125 kW) pada 10.750 rpm dan torsi 123,8 Nm pada 9.000 rpm. Kurva torsinya sangat linear, sehingga responsnya halus dan progresif di seluruh rentang putaran. Poros engkol berputar berlawanan (counter-rotating crankshaft), warisan pengalaman Ducati Corse di MotoGP, bekerja melawan inersia giroskopik roda dan membantu handling.
Di kaki-kaki, roda depan 17 inci dipilih demi presisi dan responsivitas. Ban sport-touring Pirelli Diablo Rosso IV berukuran 120/70 di depan dan 190/55-17 di belakang terpasang di velg aluminium forged lima palang. Suspensi Öhlins Smart EC 2.0 memakai logika event-based seperti di Panigale V4 S dan Streetfighter V4 S, menyesuaikan setelan otomatis sesuai fase berkendara. Electronic Combined Braking System ikut mengaktifkan rem belakang walau pengendara hanya menarik tuas rem depan.

Untuk urusan karakter, Riding Mode Race jadi bumbu utama. Map Race membawa strategi rev limiter ala balap yang bekerja lebih bertahap dibanding Multistrada V4 standar, memberi peringatan lebih awal supaya perpindahan gigi di putaran tinggi lebih efektif. Quickshifternya dikalibrasi khusus untuk downshift yang sangat agresif, dengan respons gas lebih cepat di High Power Mode.
Ergonominya juga dibedakan dari Multistrada V4. Pijakan kaki lebih tinggi dan lebih ke belakang untuk menambah sudut kemiringan maksimum serta memudahkan gerak tubuh, sementara setangnya lebih rendah, lebih sempit, dan tekukannya lebih datar.

Paket elektroniknya sama dengan Multistrada V4 S, termasuk radar depan dan belakang sebagai fitur standar untuk Adaptive Cruise Control dan Blind Spot Detection, plus Forward Collision Warning yang baru diperkenalkan. Interval servisnya pun terdepan di industri, pemeriksaan celah katup setiap 60.000 km. ![]()
