Pertamina Enduro VR46 Racing Team kembali membawa nuansa Indonesia ke bodi Ducati Desmosedici GP mereka.
Bedanya, kalau dua tahun sebelumnya identitas Indonesia hadir lewat merah-putih dan batik Lombok, tahun ini giliran Garuda yang membentang lebar di motor mereka untuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Livery khusus tersebut diperkenalkan di Production Unit Jakarta milik Pertamina Lubricants, Selasa (6/10/2026). Sosok Garuda berwarna merah ditempatkan di atas dasar putih dengan kedua sayapnya terbentang di sisi kiri dan kanan motor. Kepalanya berada di area tangki bahan bakar, sementara aksen api berwarna emas dan kuning fluoresen khas VR46 melengkapi tampilan.
Menariknya, livery Indonesia ini bukan sesuatu yang baru buat tim asal Tavullia, Italia tersebut. Sejak 2024, mereka konsisten menyiapkan tampilan khusus setiap kali datang ke Mandalika. Tahun pertama menggunakan dua garis horizontal merah dan putih, lalu pada 2025 desainnya mengambil inspirasi dari motif batik Lombok yang terlihat di area run-off Pertamina Mandalika International Circuit.

Tahun ini pendekatannya dibuat lebih berani. Bukan lagi sekadar mengambil warna atau motif lokal, VR46 langsung membawa Garuda sebagai simbol negara ke motor balap mereka. Desain tersebut kembali digarap Aldo Drudi dan Drudi Performance yang sebelumnya juga menangani livery khusus VR46 untuk Indonesia.
Pemilihan Garuda tentu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah dan budaya Indonesia, sosok ini punya perjalanan panjang sebelum akhirnya dikenal sebagai bagian dari lambang negara Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Garuda juga lekat dengan simbol keberanian dan semangat juang, dua karakter yang dianggap sesuai dengan dunia balap dan Pertamina Enduro VR46 Racing Team.

Buat Pertamina Lubricants, ada pesan yang ingin dibawa lewat desain tersebut. Sigit Pranowo, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, mengatakan livery Garuda menjadi cara untuk membawa semangat dan kebanggaan Indonesia ke panggung motorsport internasional.

“Kami ingin membawa pesan kepada dunia tentang semangat dan kebanggaan Indonesia di panggung motorsport internasional. Kami juga berharap livery ini dapat membuat semakin banyak masyarakat bangga dengan representasi Indonesia di lintasan MotoGP,” ujar Sigit.
Hubungan VR46 dengan Indonesia sendiri semakin kuat setiap tahunnya. Alessio “Uccio” Salucci, Direktur Pertamina Enduro VR46 Racing Team, menyebut Indonesia sudah menjadi tempat yang sangat istimewa bagi tim berkat dukungan para penggemar dan hubungan yang dibangun selama ini.
Selain motor, nuansa Garuda juga bakal terlihat dari apparel tim. Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio akan mengenakan racing suit khusus, sementara jersey Kappa, topi, dan sejumlah apparel VR46 Tribe juga dibuat dengan tema serupa. Morbidelli bahkan sudah lebih dulu tampil mengenakan kaus dan topi bermotif Garuda saat peluncuran di Jakarta.
Jadi, kalau dirunut tiga tahun ke belakang, VR46 seperti punya cara sendiri untuk menceritakan Indonesia lewat motornya. 2024 dimulai dengan merah-putih, 2025 membawa batik Lombok, dan 2026 ditutup dengan Garuda. Setelah dua tahun bermain dengan elemen warna dan budaya lokal, tahun ini mereka membawa simbol yang jauh lebih besar langsung ke lintasan MotoGP.
Livery Garuda tersebut akan tampil di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026. ![]()




