OMODA & JAECOO membawa dua teknologi andalannya ke panggung pengujian di Tiongkok. Lewat Super Intelligent Experience Lab yang berlangsung pada 19–21 Oktober 2026, media dan tamu internasional diajak mencoba langsung SIVP (Super Intelligent Valet Parking) dan SIAS (Super Intelligent AI Space), teknologi yang sebelumnya sudah diperkenalkan kepada publik Indonesia.
Agenda ini menjadi bagian dari International User Summit bertajuk “DRIVE TO THE NEXT VIBE”. Bukan sekadar melihat demonstrasi, para peserta diajak merasakan bagaimana teknologi bekerja dalam skenario sehari-hari. SIVP menguji kemampuan mobil mencari tempat parkir hingga menghampiri pemiliknya, sementara SIAS membawa AI di dalam kabin ke tahap yang lebih personal.

Bayangkan selesai belanja di mal, lalu mobil datang sendiri ke titik penjemputan tanpa perlu repot mencari lokasi parkir. Itulah konsep yang ditawarkan SIVP lewat dua fungsi utamanya, Smart Parking dan Smart Summon. Yang pertama memungkinkan mobil mencari slot sekaligus melakukan manuver parkir secara mandiri, sedangkan yang kedua membuat kendaraan bisa dipanggil menuju titik jemput yang ditentukan pengguna.
Teknologi ini sudah lebih dulu diperkenalkan di Indonesia melalui JAECOO J7 SHS-P SIVP di GIIAS 2026. Sebelumnya, sistem tersebut juga menjalani pengujian di sejumlah area parkir Jakarta. Kerjanya mengandalkan 27 sensor yang terdiri dari tiga radar gelombang milimeter, 11 kamera, 12 radar ultrasonik, dan satu LiDAR DToF. Saat SIVP aktif, kecepatan mobil dibatasi maksimal 10 km/jam untuk memberi sistem waktu merespons perubahan kondisi di sekitarnya.
Di Tiongkok, kemampuan SIVP diuji melalui berbagai skenario, mulai dari pemanggilan kendaraan dari jarak jauh, parkir di area yang rumit, hingga menghindari rintangan. Pengujian ini memperlihatkan bagaimana mobil membaca lingkungan sekitar, menentukan tindakan, lalu menyelesaikan tugas tanpa harus terus-menerus dikendalikan pengemudi.

” GIIAS menjadi langkah awal bagi kami untuk memperkenalkan SIVP kepada masyarakat Indonesia. Ke depan, fokus kami bukan hanya memperkenalkan teknologinya, tetapi juga memastikan SIVP dapat memberikan manfaat dalam penggunaan sehari-hari,” ujar Ryan Ferdiean, Head of Product OMODA & JAECOO Indonesia.
Kalau SIVP berfokus pada bagaimana mobil bertindak, teknologi berikutnya menyasar cara mobil memahami penggunanya. SIAS merupakan pengembangan dari Super AI Cockpit yang debut globalnya berlangsung di Jakarta bersamaan dengan peluncuran OMODA O4 pada 27 Juli 2026. Dalam acara perdana bertajuk “Super AI Night”, OMODA & JAECOO memperkenalkan kokpit berbasis Agentic AI yang memadukan large language model (LLM) dengan sepuluh AI Agent.
Pendekatan ini membuat AI tidak hanya bertugas menjalankan perintah, tetapi juga mencoba memahami konteks dan maksud pengguna. Melalui AI 2.0, sistem dikembangkan untuk membantu merencanakan perjalanan berdasarkan tujuan, mempelajari kebiasaan berkendara, hingga menghadirkan interaksi yang lebih personal melalui voice cloning dan avatar hewan peliharaan. Fitur hiburan yang mengikuti tren juga menjadi bagian dari pengembangan tersebut.

Di Experience Lab, pengujian SIAS mencakup empat aspek, yakni pemahaman maksud pengguna, kebiasaan, emosi, dan tren. Peserta diajak melihat apakah AI mampu menangani beberapa permintaan dalam satu kalimat, menangkap maksud dari ucapan tidak langsung, serta memberikan rekomendasi yang sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna. Kemampuan memahami bahasa alami dan interaksi dengan AI virtual pet turut menjadi bagian dari demonstrasi.
Dua teknologi ini menunjukkan arah pengembangan OMODA & JAECOO yang tidak hanya mengejar otomatisasi kendaraan, tetapi juga pengalaman pengguna di dalam dan di luar kabin. SIVP menawarkan cara baru berinteraksi dengan mobil saat parkir, sedangkan SIAS mengembangkan peran AI sebagai asisten yang lebih memahami kebutuhan penggunanya.
Saat ini, OMODA & JAECOO telah hadir di 77 pasar global dengan penjualan kumulatif satu juta unit dalam tiga tahun. ![]()
