Cadillac Racing menutup musim IMSA WeatherTech SportsCar Championship 2026 dengan mengamankan tiga gelar sekaligus di kelas GTP, yakni Manufacturer, Team, dan Driver. Pencapaian tersebut dipastikan pada putaran terakhir, Motul Petit Le Mans ke-29 di Michelin Raceway Road Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, pada 3 Oktober 2026. Meski tidak memenangi balapan berdurasi 10 jam itu, Cadillac telah memiliki keunggulan poin yang cukup untuk mengunci gelar kejuaraan sebelum musim berakhir.
Gelar Manufacturer ini menjadi yang kelima bagi Cadillac sejak 2017. Keunggulan poin yang telah dikumpulkan sepanjang musim membuat pabrikan tersebut hanya membutuhkan satu mobil untuk memulai Petit Le Mans demi memastikan gelar. Cadillac menurunkan tiga mobil dari dua tim, yakni No. 10 dan No. 40 milik Cadillac Wayne Taylor Racing serta No. 31 Whelen Cadillac yang dioperasikan Action Express Racing.
Gelar Team diraih oleh Action Express Racing melalui Cadillac V-Series.R No. 31 yang dikemudikan Jack Aitken, Earl Bamber, dan Frederik Vesti. Ketiganya juga berkontribusi dalam mengamankan gelar Manufacturer untuk Cadillac, sementara Aitken memastikan gelar Driver IMSA GTP 2026. Hasil tersebut menempatkan No. 31 sebagai mobil dengan pencapaian paling menentukan bagi Cadillac dalam perebutan gelar musim ini.
Di Petit Le Mans, Cadillac Wayne Taylor Racing No. 40 yang diperkuat Jordan Taylor, Louis Delétraz, dan Colton Herta berhasil finis di posisi ketiga. Rekan satu tim mereka di mobil No. 10, Ricky Taylor, Filipe Albuquerque, dan Will Stevens, menyelesaikan balapan di posisi keempat. Sementara itu, Cadillac Whelen No. 31 finis ketujuh setelah terlibat insiden menjelang akhir lomba. Hasil tersebut tidak mengubah kepastian gelar yang telah diperoleh Cadillac sebelum balapan penutup musim berlangsung.

Presiden General Motors, Mark Reuss, menyebut keberhasilan meraih tiga gelar sebagai hasil kerja bersama seluruh elemen program Cadillac Racing. Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Action Express Racing dan kru No. 31, termasuk Aitken, Bamber, serta Vesti, bersama para insinyur, mekanik, dan mitra yang mendukung mereka sepanjang musim. Bagi General Motors, capaian ini menjadi modal untuk melanjutkan persaingan di IMSA dan FIA World Endurance Championship (WEC) pada musim berikutnya.
Wakil Presiden Global Motorsports Competition General Motors, Dr. Eric Warren, juga menyoroti konsistensi dua tim Cadillac sepanjang musim. Menurutnya, “Pendekatan yang menyatukan program di bawah konsep Team Cadillac membantu menjaga performa di berbagai sirkuit, di tengah persaingan ketat dengan pabrikan lain.” Ia turut menekankan pentingnya dukungan para mitra dalam menghadapi karakter mobil GTP yang menuntut kerja sama erat antara pembalap, insinyur, dan kru.
Musim IMSA GTP berikutnya akan dimulai melalui Rolex 24 at Daytona pada 30–31 Januari 2027 di Daytona International Speedway, Florida. Cadillac Racing akan memasuki musim baru dengan bekal tiga gelar 2026, sekaligus menghadapi tantangan mempertahankan posisinya di tengah persaingan antarpabrikan di kelas prototipe tertinggi IMSA. ![]()
