OMODA X diperkenalkan dalam debut global di Wuhu, China, pada 20 Oktober 2026, dengan membawa sejumlah teknologi yang berfokus pada interaksi manusia dan kendaraan, bantuan penglihatan malam, serta pengaturan pengalaman berkendara. Dalam acara OMODA X Night yang menjadi bagian dari OMODA & JAECOO International User Summit, crossover ini diperkenalkan dengan sistem Super Intelligent AI Space (SIAS), X-MODE, night vision berbasis pencitraan termal inframerah, dan fitur Open Mic untuk hiburan kabin. Keempatnya memperlihatkan pendekatan OMODA dalam mengembangkan kendaraan yang tidak hanya mengandalkan perangkat digital, tetapi juga menggabungkan fungsi berkendara dan kenyamanan pengguna.

SIAS atau Super Intelligent AI Space dirancang untuk menghadirkan interaksi yang lebih alami antara pengguna dan kendaraan. Sistem ini diperkenalkan dengan kemampuan menerima percakapan tanpa memerlukan kata aktivasi atau rangkaian perintah yang rumit. Pendekatan tersebut ditujukan untuk membuat pengoperasian fungsi kendaraan terasa lebih intuitif, meskipun kemampuan aktualnya akan bergantung pada cakupan perintah, bahasa yang didukung, serta integrasi sistem yang tersedia pada kendaraan produksi. Tanpa rincian lebih lanjut mengenai arsitektur perangkat lunak dan fungsi yang dapat dikendalikan, SIAS untuk saat ini lebih tepat dipahami sebagai konsep antarmuka berbasis AI yang diperkenalkan OMODA, bukan bukti bahwa seluruh pengoperasian kendaraan dapat dilakukan melalui percakapan bebas.

Selain sistem AI, OMODA X menghadirkan X-MODE yang memungkinkan pengaturan kendaraan dan respons performa disesuaikan dengan preferensi pengemudi. Informasi yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci parameter apa saja yang dapat diubah, bagaimana sistem bekerja pada setiap kondisi jalan, atau apakah fitur ini berkaitan dengan pengaturan sistem penggerak tertentu. Karena itu, X-MODE belum dapat disamakan begitu saja dengan sistem pemilihan mode berkendara pada model lain. Nilai fungsionalnya baru dapat dinilai lebih jauh setelah OMODA menjelaskan cakupan pengaturan dan cara kerja sistem tersebut dalam spesifikasi teknis yang lengkap.

Perangkat lain yang mendapat perhatian adalah sistem night vision berbasis pencitraan termal inframerah. Menurut materi pengenalan OMODA, teknologi ini diklaim dapat membantu mengenali potensi bahaya hingga jarak 90 meter. Pencitraan termal bekerja dengan membaca perbedaan radiasi panas dari objek, sehingga secara prinsip dapat membantu menampilkan objek tertentu dalam kondisi pencahayaan yang terbatas. Namun, klaim jarak deteksi tidak otomatis berarti sistem mampu mengidentifikasi setiap objek atau mencegah tabrakan pada jarak tersebut. Kinerja aktualnya tetap dipengaruhi karakter objek, kondisi lingkungan, kemampuan perangkat, dan bagaimana informasi ditampilkan kepada pengemudi. Materi yang tersedia juga belum menjelaskan apakah sistem ini terhubung dengan peringatan keselamatan aktif atau hanya berfungsi sebagai bantuan visual.

Untuk kebutuhan hiburan, OMODA X dilengkapi Open Mic, fitur karaoke kabin yang menggunakan empat zona penangkap suara independen. Konfigurasi tersebut dirancang untuk menangkap suara dari beberapa area di dalam kendaraan tanpa mengharuskan pengguna memakai mikrofon genggam. Fitur ini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi kabin tidak hanya berkaitan dengan navigasi atau bantuan berkendara, tetapi juga pengalaman selama perjalanan. Meski demikian, belum tersedia keterangan terperinci mengenai pengolahan suara, sumber musik yang kompatibel, maupun cara sistem memisahkan suara penumpang dari kebisingan kabin saat kendaraan bergerak.

Teknologi tersebut ditempatkan dalam kabin yang mengusung konsep MECHA Command Cockpit, dengan panel instrumen digital 10,25 inci dan layar sentuh tengah 13,2 inci. OMODA tetap menyediakan tombol fisik untuk pengaturan AC dan mode berkendara, sehingga sejumlah fungsi utama tidak sepenuhnya bergantung pada layar sentuh. Susunan ini memperlihatkan perpaduan antarmuka digital dan kontrol konvensional dalam satu tata letak. Akan tetapi, ukuran layar dan keberadaan fitur digital saja belum cukup untuk menilai kemudahan penggunaan; respons sistem, keterbacaan informasi, penempatan kontrol, dan tingkat gangguan terhadap konsentrasi pengemudi tetap menjadi faktor penting dalam evaluasi kendaraan.

OMODA X diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan produk global OMODA, tetapi belum ada konfirmasi mengenai jadwal peluncuran, harga, maupun spesifikasi untuk Indonesia. Zeng Shuo, President Director of Chery Group Indonesia, menyatakan bahwa, “Perusahaan akan mengkaji kemungkinan menghadirkan model tersebut di pasar nasional.” Dengan demikian, SIAS, X-MODE, night vision, dan Open Mic merupakan teknologi yang diperkenalkan pada model global, sementara ketersediaan serta konfigurasi akhirnya untuk pasar Indonesia masih menunggu keputusan perusahaan. Penilaian menyeluruh terhadap teknologi tersebut juga memerlukan informasi teknis yang lebih lengkap dan, khusus untuk fitur yang berkaitan dengan keselamatan, pengujian dalam kondisi penggunaan nyata.