Bagi banyak konsumen, label TOP SAFETY PICK (TSP) atau TOP SAFETY PICK+ (TSP+) dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) sering dijadikan acuan utama sebelum membeli mobil. Namun pada 2025, meraih predikat tersebut bukan perkara mudah. IIHS secara resmi memperketat standar pengujiannya, membuat hanya kendaraan dengan sistem keselamatan terbaik yang mampu lolos.

Salah satu perubahan paling signifikan terletak pada perlindungan penumpang baris kedua. Dalam uji tabrakan frontal moderate overlap terbaru, IIHS kini menggunakan dummy yang merepresentasikan anak-anak atau orang dewasa bertubuh lebih kecil di kursi belakang. Pendekatan ini bertujuan memberikan gambaran risiko cedera yang lebih realistis dalam kondisi kecelakaan sehari-hari.

Tak hanya itu, kendaraan yang ingin meraih TOP SAFETY PICK 2025 wajib mencatatkan peringkat “good” pada uji small overlap front dan side impact versi terbaru, serta minimal “acceptable” pada uji moderate overlap front yang diperbarui. Sementara untuk level tertinggi TOP SAFETY PICK+, seluruh uji utama harus meraih nilai “good” tanpa kompromi.

Standar keselamatan aktif juga mendapat sorotan besar. Sistem pencegahan tabrakan pejalan kaki, kinerja pengereman darurat otomatis, hingga lampu depan standar kini menjadi faktor penentu. Artinya, keselamatan tidak lagi hanya soal struktur bodi, tetapi juga bagaimana kendaraan membantu pengemudi mencegah kecelakaan sejak awal.

Di tengah standar yang makin ketat inilah capaian Hyundai Motor Group menjadi relevan. Dengan meraih 21 penghargaan IIHS 2025, termasuk mayoritas berstatus TSP+, Hyundai, Kia, dan Genesis membuktikan bahwa pendekatan keselamatan mereka tidak bersifat reaktif, melainkan dirancang sejak tahap awal pengembangan kendaraan.

Bagi konsumen, hasil ini memberikan rasa aman tambahan. Mobil dengan peringkat tinggi IIHS menunjukkan bahwa kendaraan tersebut telah melalui simulasi kecelakaan ekstrem dan evaluasi sistem keselamatan aktif yang mendekati kondisi nyata di jalan. Ini penting, terutama bagi keluarga yang menjadikan keselamatan penumpang belakang sebagai prioritas utama.

Pada akhirnya, standar IIHS 2025 menegaskan bahwa keselamatan berkendara terus berevolusi. Keberhasilan Hyundai Motor Group memenuhi bahkan melampaui kriteria tersebut menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan perlindungan penumpang harus berjalan beriringan. Sebuah pesan jelas bagi industri otomotif dan konsumen: keselamatan bukan lagi fitur tambahan, melainkan fondasi utama kendaraan modern.