Persaingan di segmen SUV-B Indonesia makin padat dan ketat. Hampir semua pabrikan berlomba menawarkan desain menarik, fitur kekinian, sampai strategi harga agresif. Di tengah situasi itu, Hyundai CRETA justru mampu menjaga tren positif, bahkan saat beberapa rivalnya mencatatkan penurunan penjualan.
Data GAIKINDO hingga November 2025 menunjukkan CRETA mencatat pertumbuhan penjualan 2,2 persen secara year-on-year (YoY) dan menempati posisi kedua di kelas SUV-B. Angka ini terasa signifikan karena diraih di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, ketika tidak semua model di segmen yang sama bisa mempertahankan performanya.
Salah satu kunci konsistensi CRETA ada pada kemampuannya membaca kebutuhan konsumen Indonesia. SUV-B kini tak lagi sekadar kendaraan harian, tapi juga penunjang gaya hidup. Konsumen mencari mobil yang nyaman dipakai harian, cukup tangguh untuk perjalanan akhir pekan, dan tetap punya tampilan modern. Di titik inilah CRETA menemukan relevansinya.
Hyundai juga cermat dalam membangun positioning produk. CRETA hadir sebagai SUV kompak yang seimbang, tidak terlalu sporty ekstrem, tapi juga tidak terlalu konservatif. Karakter ini membuatnya bisa diterima oleh spektrum konsumen yang luas, mulai dari keluarga muda hingga pengguna aktif dengan mobilitas tinggi.
Faktor lain yang tak kalah penting adalah kelengkapan varian. Hyundai CRETA menawarkan pilihan dari tipe paling fungsional hingga varian dengan sentuhan performa dan gaya, memberi konsumen keleluasaan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget. Strategi ini membuat CRETA tidak bergantung pada satu tipe pasar saja.
Konsistensi tersebut kemudian menjadi modal penting bagi Hyundai untuk melangkah ke tahap berikutnya. Rencana kehadiran CRETA edisi terbaru di awal 2026 bisa dilihat sebagai upaya mempertahankan momentum, sekaligus memastikan produk ini tetap relevan di tengah perubahan preferensi konsumen.
Pada akhirnya, performa CRETA di segmen SUV-B menunjukkan bahwa pertumbuhan bukan hanya soal angka penjualan, tetapi juga soal kesesuaian produk dengan kebutuhan pasar. Dan sejauh ini, Hyundai tampaknya berhasil menjaga keseimbangan tersebut lewat CRETA. ![]()
