Di usia 80 tahunnya, Kia memilih untuk tidak sekadar bernostalgia. Brand asal Korea Selatan ini justru memanfaatkan momen tersebut untuk berbicara soal masa depan tentang bagaimana perjalanan akan dirasakan, bukan hanya sejauh apa mobil bisa melaju. Dari sinilah Vision Meta Turismo Concept lahir, sebuah kendaraan konsep yang merangkum imajinasi Kia tentang mobilitas di era berikutnya.

Sekilas, Vision Meta Turismo membawa aura perjalanan jarak jauh era 1960-an, ketika touring identik dengan kebebasan, gaya, dan rasa ingin tahu. Namun, alih-alih terjebak romantisme masa lalu, Kia menerjemahkan semangat tersebut ke dalam bahasa desain modern melalui filosofi “Opposites United”, memadukan karakter futuristik dengan sentuhan emosional yang terasa dekat dengan manusia.

Pendekatan itu terasa kuat begitu masuk ke kabin. Interior Vision Meta Turismo tak lagi diposisikan sebagai ruang kendali semata, melainkan sebagai ruang hidup. Nuansa lounge, tata letak yang lapang, serta fokus pada kenyamanan membuat mobil ini lebih terasa seperti tempat menikmati perjalanan, bukan sekadar alat untuk mencapai tujuan.

Interaksi antara pengemudi dan kendaraan juga menjadi sorotan utama. Kia membekali Vision Meta Turismo dengan setir generasi terbaru yang menghadirkan tiga mode digital, yakni Speedster, Dreamer, dan Gamer. Masing-masing mode menawarkan karakter visual dan pengalaman berkendara yang berbeda, seolah memberi kebebasan bagi pengemudi untuk memilih suasana perjalanan sesuai mood.

Lapisan pengalaman tersebut diperkaya lewat teknologi Augmented Reality Head-Up Display. Informasi berkendara ditampilkan secara tiga dimensi dan tampak melayang di atas jalan, menciptakan pengalaman yang lebih intuitif dan minim distraksi. Teknologi ini menjadi gambaran bagaimana Kia melihat masa depan antarmuka kendaraan. Canggih, tapi tetap terasa alami.

Melalui Vision Meta Turismo, Kia seakan ingin menyampaikan satu pesan sederhana, bahwa mobilitas masa depan bukan hanya soal kecepatan atau teknologi tercanggih. Yang lebih penting adalah bagaimana kendaraan mampu membangun hubungan dengan penggunanya, menghadirkan rasa nyaman, dan membuat perjalanan terasa bermakna.

Pada akhirnya, Vision Meta Turismo bukan tentang spesifikasi atau rencana produksi. Ia adalah eksperimen, sebuah ruang bagi Kia untuk mengeksplorasi ide dan emosi. Sebuah petunjuk ke mana arah mobilitas akan bergerak.