Lonjakan penjualan Geely Auto sepanjang 2025 tak bisa dilepaskan dari satu faktor kunci, yaitu kendaraan energi baru (NEV). Di tengah transisi industri otomotif global menuju elektrifikasi, Geely tampil sebagai salah satu pemain paling agresif dengan penjualan NEV mencapai 1.687.767 unit, tumbuh hampir 90 persen dibanding tahun sebelumnya.
Angka tersebut menjadikan NEV sebagai tulang punggung pertumbuhan Geely. Berbagai merek di bawah payung Geely Auto mulai dari Geely Yinhe, Lynk & Co, hingga ZEEKR berkontribusi signifikan, baik di segmen mass market maupun premium. Strategi multi-brand ini membuat Geely mampu menjangkau spektrum konsumen yang lebih luas.
Geely Yinhe (Galaxy) menjadi sorotan utama. Lini kendaraan listrik ini mencatatkan penjualan 1,24 juta unit sepanjang 2025, melonjak 150 persen secara tahunan. Sejak debutnya pada Mei 2023, Yinhe berhasil menembus angka penjualan satu juta unit dalam waktu kurang dari 2,5 tahun. Sebuah pencapaian yang tergolong cepat di pasar NEV yang kompetitif.
Dari sisi produk, sejumlah model menunjukkan performa konsisten. Di pasar Tiongkok, Geely Xingyuan (EX2) mencatatkan penjualan bulanan di atas 40.000 unit selama tujuh bulan berturut-turut, dengan total penjualan kumulatif melampaui 530.000 unit. Model lain seperti Geely M9, Starray EM-i, hingga Panda Mini juga memimpin di segmennya masing-masing.
Secara global, Geely EX5 tampil sebagai model kunci ekspansi internasional. SUV listrik ini membukukan penjualan tahunan lebih dari 160.000 unit, dengan total kumulatif melampaui 230.000 unit. Kehadiran EX5 di lebih dari 40 negara memperkuat posisi Geely di pasar kendaraan listrik global, termasuk di kawasan Amerika Latin dan Asia Tenggara.
Sementara itu, sinergi antara Lynk & Co dan ZEEKR turut memperkuat profitabilitas lini NEV Geely. Lynk & Co mencatatkan penjualan lebih dari 350.000 unit sepanjang 2025, sedangkan ZEEKR menorehkan rekor dengan penjualan bulanan di atas 30.000 unit pada Desember, tertinggi sepanjang sejarah merek tersebut.
Ke depan, Geely semakin menegaskan arah elektrifikasinya. Pada 2026, perusahaan menargetkan penjualan 2,22 juta unit NEV dari total target global 3,45 juta unit. Dengan portofolio produk yang kian matang dan ekspansi global yang agresif, kendaraan listrik tampaknya bukan lagi sekadar alternatif bagi Geely, melainkan fondasi utama pertumbuhan jangka panjangnya. ![]()
