Cabin Car Leather adalah bengkel spesialis interior mobil berbasis di Jakarta yang dikenal melalui pendekatan presisi, ketenangan desain, dan kualitas pengerjaan yang konsisten. Alih-alih mengejar perhatian lewat gaya berlebihan, Cabin Car Leather memilih jalur detail di mana setiap jahitan, tekstur material, dan proporsi warna dipertimbangkan secara matang.
Fokus utama bengkel ini mencakup pembuatan jok, doortrim, serta interior kustom dengan standar pengerjaan tinggi, baik untuk mobil klasik, kendaraan modern, maupun proyek modifikasi berkonsep personal. Karakter hasil kerjanya cenderung bersih dan elegan, dengan rasa OEM refined yang membuat interior tetap relevan dan matang seiring waktu.
Keunggulan Cabin Car Leather terletak pada kemampuannya menerjemahkan referensi desain menjadi interior yang menyatu dengan karakter mobil. Setiap proyek diperlakukan sebagai karya spesifik, bukan produksi seragam. Pendekatan ini menjadikan mereka kerap dipercaya untuk kendaraan dengan nilai historis, emosional, maupun estetika tinggi.
Menariknya, pendekatan Cabin Car Leather bahkan menarik perhatian dari luar negeri. Justin Placek, sosok yang dikenal luas sebagai rujukan interior Porsche berkelas tinggi, disebut sempat menghubungi Cabin Car Leather untuk berdiskusi. Sebuah pengakuan tak langsung bahwa standar pengerjaan, kepekaan desain, dan ketenangan estetika yang diterapkan bengkel ini mampu berbicara lintas batas, melampaui sekadar konteks lokal, dan masuk ke percakapan global dunia interior otomotif.

Walau begitu, Hendy tak lupa punya mainan sendiri. Suzuki Jimny Sierra SJ410Q tahun 1984 tidak sekadar direstorasi, melainkan dibangun ulang dengan pendekatan personal dan presisi. Mobil yang kini dikenal dengan nama Jimny Tarkam ini lahir dari perjalanan panjang, baik secara teknis maupun emosional.

Keinginan memiliki Jimny Sierra sudah tumbuh sejak 2010. Saat itu, Hendy kerap berinteraksi dengan Sierra milik mertuanya, mobil yang dibeli dari baru dan meninggalkan kesan mendalam. Keputusan membangun mobil ini dimulai dengan satu telepon ke Damar, sosok yang dikenal sebagai rujukan Jimny. Jawabannya singkat dan tegas: bangun!
Dari titik itu, proses panjang dimulai. Di tengah perjalanan, rasa lelah dan putus asa sempat muncul, namun dukungan dari Damar, Luki (Wheelsporn), serta candaan tajam Bang Ari justru menjadi pemantik untuk menyelesaikan proyek ini hingga tuntas.
Jimny Tarkam dibangun dengan pendekatan custom yang menekankan tampilan bersih dan berbeda. Inspirasi datang dari dunia yang jauh dari off-road, yaitu Porsche 911 berwarna silver dengan atap lembut merah marun, lengkap dengan nuansa interior senada. Sebuah referensi yang diterjemahkan secara halus ke dalam tubuh Jimny lawas.





Tujuan utamanya bukan mengejar ekstrem, melainkan menjaga eksistensi Jimny Sierra yang jumlahnya sangat terbatas di Indonesia, sekaligus merawat nilai kenangan keluarga. Karakter elegan menjadi benang merah dari seluruh keputusan modifikasi.

Tantangan terbesar datang dari kondisi awal bodi. Hampir seluruh panel berada di titik tidak layak, sehingga solusi terbaik adalah mengganti seluruh panel utama menggunakan part original Suzuki Genuine Parts. Fender depan dan belakang, pintu, dek lantai, panel bagasi, kap mesin, hingga detail grille diganti baru.

Sektor eksterior kini mengusung identitas Jimny Samurai, diperkuat dengan kap mesin dan grille Samurai, lampu RAYBRIG Jepang, serta hardtop rally di bagian bagasi yang menjadi titik fokus visual. Nama “Tarkam” sendiri muncul dari candaan, atap yang bisa dibuka membuatnya sering disamakan dengan mobil balap kampung.

Konversi tidak berhenti di tampilan. Jimny ini kini menggunakan mesin Suzuki Samurai lengkap dengan kaki-kaki full set Samurai bersumbu lebar. Suspensi depan Koni dan belakang Kayaba Ultra dipilih untuk keseimbangan fungsi dan karakter. Kombinasi velg Work ring 15 three-piece dengan ban Dunlop AT20 memperkuat proporsi tanpa menghilangkan kesan rapi.

Masuk ke kabin, nuansa custom terasa kuat. Jok, doortrim, dan karpet dibuat khusus, dipadukan dashboard Suzuki Samurai. Setir MOMO Porsche Design menjadi penghubung langsung ke inspirasi utama, Singer, si mbahnya modifikasi Porsche. Warna dan material dipilih untuk menjaga kesan elegan, bukan agresif.
Proyek ini melibatkan beberapa workshop dengan peran spesifik. Pengerjaan bodi ditangani oleh Lackierung Bodywork, interior oleh Cabin Car Leather Seat, sementara mesin dan kaki-kaki dipercayakan kepada Silma Motor. Arah dan karakter mobil tetap dijaga melalui pendampingan Damar bersama Garasi164.









Dalam satu kalimat, Jimny Tarkam adalah Sierra klasik yang dibangun ulang dengan rasa Samurai dan jiwa elegan. Meski sudah berada di tahap matang setelah 1,5 tahun pengerjaan, mobil ini masih menyisakan ruang untuk penyempurnaan kecil.

Pesan Hendy sederhana.
Bangun mobil dengan niat, kesabaran, dan cerita.
Karena hasil akhirnya bukan hanya soal tampilan, tetapi perjalanan yang menyertainya. ![]()
Workshop:
Body work: Lackierung Bodyworks @lackierungbodyworks
Interior: Cabin Car Leathet Seat @cabin_car_leather
Engine & undercarriage: Silma Motor




















