Ekspansi global Geely Auto sepanjang 2025 bukan sekadar soal angka penjualan, tapi juga tentang bagaimana pabrikan asal Tiongkok ini menancapkan fondasi jangka panjang di berbagai pasar kunci, termasuk Indonesia. Di tengah pertumbuhan kendaraan listrik dunia, Indonesia kini masuk radar penting dalam strategi global Geely.
Sepanjang 2025, Geely mencatatkan penjualan luar negeri mencapai 420.000 unit, termasuk lebih dari 120.000 unit kendaraan energi baru (NEV). Dalam periode yang sama, Geely resmi masuk ke 13 pasar baru, dengan Indonesia menjadi salah satu yang paling disorot di kawasan Asia Tenggara.
Langkah Geely di Indonesia tidak berhenti pada penjualan. Perusahaan telah memulai perakitan massal Geely Starray EM-i di dalam negeri, yang akan disusul oleh Geely EX5 dan Geely EX2. Ketiga model ini ditargetkan mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen, menegaskan komitmen Geely untuk tumbuh bersama industri otomotif nasional.
Pendekatan ini menempatkan Indonesia bukan sekadar pasar konsumsi, melainkan bagian dari rantai produksi regional Geely. Dengan fokus pada elektrifikasi dan teknologi cerdas, kehadiran fasilitas perakitan lokal diharapkan mampu mempercepat adopsi kendaraan energi baru sekaligus memperkuat ekosistem manufaktur otomotif di Tanah Air.
Dari sisi respons pasar, Geely EX2 menunjukkan awal yang menjanjikan. Sejak dibukanya masa pre-booking pada November 2025, model ini telah mencatatkan lebih dari 1.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) di Indonesia. Angka tersebut mencerminkan minat konsumen terhadap model listrik kompak yang diposisikan sebagai pintu masuk Geely di pasar domestik.
Strategi lokalisasi Geely di Indonesia juga sejalan dengan langkah serupa di pasar global lainnya. Di Mesir, fasilitas BAMC telah memproduksi model global seperti Coolray dan Emgrand, sementara di Kazakhstan Geely mengembangkan skema produksi lokal untuk kendaraan ICE dan NEV. Indonesia kini berada dalam jalur yang sama, dengan fokus kuat pada elektrifikasi.
Dengan kombinasi perakitan lokal, target TKDN tinggi, dan portofolio kendaraan listrik yang terus berkembang, Geely menunjukkan keseriusannya menjadikan Indonesia sebagai hub penting ekspansi di Asia Tenggara. Bagi pasar otomotif nasional, kehadiran Geely berpotensi menghadirkan pilihan produk yang lebih beragam sekaligus memperkuat daya saing industri di era elektrifikasi. ![]()
