Di tengah ramainya tren skutik kalcer yang identik dengan gaya santai dan estetika minimalis, Yamaha Grand Filano Hybrid tiba-tiba muncul dengan wajah berbeda.

Bukan sekadar tampil rapi dan elegan, tapi justru membawa aura sporty yang cukup bikin orang nengok dua kali. Namanya Filantoise, sebuah karya modifikasi yang membuktikan kalau skutik classy juga bisa tampil galak tanpa kehilangan kelas.

Filantoise lahir dari tangan Blastoise, pegiat modifikasi asal Jawa Tengah yang dikenal dengan pendekatan detail dan konsep yang tak setengah-setengah.

Alih-alih mengikuti arus modifikasi yang sedang hype, mereka memilih jalur berbeda, yakni sporty Japanese vibe. Inspirasi utamanya datang dari desain helm balap asal Jepang bertema Motegi, lalu diterjemahkan ke dalam visual motor dengan karakter kuat dan identitas yang tegas.

Sentuhan Jepang langsung terasa sejak pandangan pertama. Di bodi samping, grafis Daruma Doll tampil dominan, dipadukan dengan ilustrasi ombak, awan, dan bunga yang disusun rapi mengikuti lekuk bodi Grand Filano Hybrid. Sementara di bagian depan, hadir ilustrasi Maneki-Neko atau Lucky Cat yang memberi aksen kontras sekaligus memperkuat nuansa budaya Jepang. Semua grafis ini tak ditempel asal-asalan. Penempatannya presisi, menyatu dengan proporsi bodi yang memang sudah dikenal elegan.

Menurut Enggar, pemilik Filantoise, proses modifikasi ini bukan pekerjaan instan. Setiap detail dipikirkan matang sejak awal, termasuk bagaimana mempertahankan karakter dasar Grand Filano Hybrid.

“Dari awal kami melihat motor ini sudah punya desain yang stylish, elegan, dan fleksibel. Dengan karakter tim Blastoise yang akrab dengan sporty look, kami membangun konsep dari helm Jepang bertema Motegi dan memadukannya dengan sentuhan Thailand Style,” jelas Enggar.

Masuk ke sektor kaki-kaki, aura sporty makin terasa lewat pemilihan velg bergaya racing berkelir emas menyala. Warna ini jadi titik kontras yang bikin tampilan motor lebih agresif, tapi tetap terasa premium. Ciri khas skutik Classy Yamaha tak hilang, justru naik level karena dipadukan dengan elemen visual yang lebih berani.

Bukan cuma tampilan, Filantoise juga digarap serius dari sisi fungsional. Beberapa part premium dipilih untuk menunjang performa, mulai dari sektor knalpot hingga optimalisasi CVT. Semua dilakukan lewat proses panjang dan perencanaan matang, demi menjaga keseimbangan antara estetika dan performa berkendara. Ini bukan modifikasi demi konten, tapi karya yang dibangun dengan visi.

Detail-detail kecil jadi bukti keseriusan tersebut. Grafis di spakbor, spion, cover lampu, rear handle bar, hingga jok yang ikut dimodifikasi, semuanya dibuat selaras dengan konsep besar. Konsistensi inilah yang membuat Filantoise kerap tampil di berbagai kontes modifikasi tingkat nasional.

Bagi Yamaha, kehadiran Filantoise jadi contoh nyata fleksibilitas Grand Filano Hybrid.

“Melalui karya modifikasi ini, Yamaha Grand Filano Hybrid menegaskan posisinya sebagai skutik Classy yang adaptif dan relevan dengan gaya hidup anak muda yang semakin beragam mulai dari stylish, kalcer hingga sporty,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Pada dasarnya, Grand Filano Hybrid memang dirancang sebagai skutik yang fashionable sekaligus fungsional. Desainnya klasik dan timeless, tapi dipersenjatai teknologi modern seperti Blue Core Hybrid 125 cc, TFT Sub Display, Full LED, dan Smart Key System. Urusan kepraktisan juga jadi nilai jual, lewat fitur Smart Front Refuel, bagasi 27 liter terbesar di kelasnya, serta Electric Power Socket USB Type A untuk tetap terkoneksi di perjalanan.

Lewat Filantoise, satu pesan terasa jelas: Grand Filano Hybrid bukan cuma kendaraan harian yang rapi dan sopan. Di tangan yang tepat, skutik ini bisa berubah jadi medium ekspresi.