PT Honda Prospect Motor (HPM) menggelar talkshow bertajuk ‘Five Stories. One Trust.’ di IIMS 2026 yang mengangkat kisah nyata dari lima sosok dengan latar belakang berbeda. Dari pengguna harian, anggota komunitas, keluarga, hingga pembalap dan teknisi balap, semuanya berbagi satu benang merah, yakni kepercayaan yang tumbuh dari pengalaman nyata.

Salah satu cerita datang dari Ruli Rianto, pengguna Honda CR-V yang sudah menempuh lebih dari 600.000 kilometer. Mobil tersebut digunakan untuk aktivitas harian hingga perjalanan jarak jauh selama bertahun-tahun.

“Dalam penggunaan sehari-hari, Honda memberikan rasa percaya diri, baik saat melintasi tanjakan maupun turunan. Selama bertahun-tahun saya gunakan, mobil ini terasa praktis, tidak merepotkan, dan memberi rasa tenang,” ujar Ruli. Pengalaman ini juga membuatnya tetap setia menggunakan berbagai model Honda lain, termasuk Mobilio, Jazz, BR-V, Brio RS, dan HR-V, ditambah kemudahan perawatan di jaringan dealer resmi.

Cerita lain datang dari Doni Raditya, yang awalnya bukan loyalis Honda sebelum akhirnya memilih WR-V sebagai kendaraan barunya. Kepercayaan itu tidak muncul seketika, melainkan tumbuh dari penggunaan harian dan interaksi dengan komunitas. Kini, ia bahkan dipercaya menjadi ketua komunitas WR-V Indonesia Owner.

“Kepercayaan tidak dibangun dalam satu atau dua tahun. Bagi saya, kepercayaan muncul dari kebiasaan menggunakan produk yang kualitasnya konsisten,” kata Doni. Baginya, Honda bukan sekadar kendaraan, tapi juga pintu masuk ke komunitas yang terasa seperti keluarga.

Dari sisi keluarga, Rukmanawati atau Tante Nana punya cerita berbeda. Ia menggunakan Honda BR-V sejak generasi pertama, lalu merekomendasikan generasi kedua kepada anaknya saat membutuhkan mobil keluarga. Keputusan itu didasari pengalaman pribadi soal kenyamanan, keamanan, dan keandalan.

“Pengalaman menggunakan Honda BR-V tidak berhenti saat membeli mobil pertama, tapi berkembang menjadi rasa percaya dan kebersamaan, baik di keluarga maupun di komunitas,” ujar Nana. Keputusan lintas generasi ini menunjukkan bagaimana pengalaman positif bisa menjadi dasar kepercayaan jangka panjang.

Kepercayaan terhadap Honda juga terasa kuat di dunia balap. Tiar Prasetyo, teknisi dari tim Honda Racing Indonesia, menilai keandalan mobil menjadi faktor penting dalam menjaga performa dan keselamatan di lintasan. Ia menyebut konsistensi performa mobil membantu tim menjalankan tugas dengan keyakinan tinggi.

“Dari seluruh aspek penting mengenai mobil, menurut saya Honda selalu nyaman di jalan dan kencang di lintasan,” ungkap Tiar. Dalam dunia balap yang penuh risiko, keandalan teknis menjadi fondasi utama.

Hal serupa juga dirasakan oleh Alvin Bahar, pembalap nasional sekaligus Direktur Honda Racing Indonesia. Sepanjang kariernya, ia telah meraih 19 gelar Juara Nasional, dan kepercayaan terhadap Honda menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.

“Secara teknis, saya memahami dan meyakini karakter mobil yang digunakan. Dan tidak dapat dipungkiri, secara emosional kepercayaan kepada Honda tumbuh karena konsistensi tim dan proses yang sudah teruji,” kata Alvin. Baginya, kepercayaan bukan sekadar warisan, melainkan sesuatu yang dibuktikan lewat hasil dan konsistensi.

Melalui lima kisah ini, Honda ingin menunjukkan bahwa kepercayaan bukan dibangun lewat klaim, melainkan melalui pengalaman nyata yang teruji waktu. Baik di jalan raya, dalam keluarga, komunitas, hingga lintasan balap, konsistensi performa dan pengalaman menjadi pondasi yang membuat pengguna tetap bertahan bersama Honda.