Toyota Motor Corporation menghadirkan RAV4 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) generasi terbaru untuk pasar Jepang sebagai bagian dari RAV4 generasi ke-6. Model ini menegaskan arah Toyota dalam elektrifikasi: bukan sekadar efisien, tetapi benar-benar berguna dalam keseharian.
Peningkatan paling signifikan hadir pada jarak tempuh mode listrik (BEV) yang kini mencapai sekitar 150 km. Berkat baterai berkapasitas lebih besar dan penggunaan silicon carbide (SiC) pada Power Control Unit, RAV4 PHEV mampu menjalani sebagian besar aktivitas harian tanpa emisi, layaknya kendaraan listrik murni.
Meski mengedepankan efisiensi, performa tetap menjadi bagian dari karakter RAV4. Mesin 2.5 liter plug-in hybrid yang dipadukan dengan sistem penggerak E-Four (AWD) menghasilkan output maksimum 242 kW atau 329 PS, memberikan akselerasi yang halus namun bertenaga, serta rasa percaya diri di berbagai kondisi jalan.

Keunggulan lain yang menonjol adalah power supply system. Energi listrik dari baterai besar dapat dimanfaatkan melalui outlet di area bagasi atau konektor eksternal hingga 1.500 W, mendukung aktivitas luar ruang seperti camping maupun kebutuhan darurat.
Dalam kondisi tertentu, RAV4 PHEV bahkan dapat berfungsi sebagai sumber listrik cadangan. Dengan mode suplai daya khusus, kendaraan ini mampu menyediakan listrik selama beberapa hari, menjadikannya relevan bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem energi.
Melalui RAV4 PHEV terbaru, Toyota menunjukkan bahwa elektrifikasi tidak harus ekstrem. PHEV ditempatkan sebagai solusi yang seimbang, bersih untuk penggunaan harian, fleksibel untuk perjalanan jauh, dan tetap setia pada karakter SUV yang fungsional. ![]()
