David Almansa keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Maximo Quiles dengan selisih super tipis, hanya 0,003 detik dalam balapan Moto3 di Chang International Circuit, Thailand, Minggu (1/3/2026).

Sejak start, intensitas balapan langsung tinggi. Quiles sempat memimpin, namun Almansa dengan cepat merebut kembali posisi terdepan bahkan sebelum lap pertama berakhir. Kedua pembalap ini kemudian mulai menjauh dari rombongan di belakang, menciptakan duel eksklusif untuk perebutan kemenangan.

Di belakang mereka, pertarungan tak kalah sengit terjadi dalam perebutan podium. Valentin Perrone, Alvaro Carpe, Adrian Fernandez, dan Veda Ega Pratama terlibat aksi salip-menyalip yang berlangsung hampir sepanjang balapan. Keempatnya menunjukkan agresivitas khas Moto3, di mana posisi bisa berubah dalam hitungan tikungan.

Veda menjadi salah satu kejutan terbesar dalam balapan ini. Rookie asal Indonesia tersebut tampil tanpa rasa takut dan bahkan sempat naik ke posisi ketiga. Kepercayaan diri dan kemampuannya menjaga ritme balapan menunjukkan bahwa ia bukan sekadar pelengkap grid, melainkan kandidat kuat untuk bersaing secara reguler di papan depan.

Memasuki tujuh lap terakhir, tensi meningkat drastis. Quiles berhasil merebut posisi pertama, namun Almansa tetap tenang dan menempel ketat. Puncak drama terjadi di lap terakhir saat Quiles mencoba menyalip di tikungan 12. Almansa berhasil mempertahankan racing line dan keduanya melakukan drag race menuju garis finis.

Alhasil, Almansa keluar sebagai pemenang dengan selisih hanya 0,003 detik, margin yang menunjukkan betapa ketatnya persaingan Moto3. Perrone mengamankan podium ketiga, sementara Veda Pratama finis kelima, hasil luar biasa untuk debutnya di musim penuh Moto3.

Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa musim Moto3 2026 akan berlangsung sangat kompetitif. Almansa tampil sebagai penantang serius gelar juara, sementara Veda Pratama membuktikan dirinya mampu bersaing di level tertinggi sejak seri pertama.