Sebagai perusahaan teknologi dan manufaktur global yang didirikan oleh Wang Chuanfu, BYD terus memperluas pengaruhnya dalam industri kendaraan energi baru. Dilaporkan hingga 30 November 2025, BYD secara kumulatif telah menjual lebih dari 14,7 juta unit kendaraan energi baru secara global. Produk-produk tersebut telah dipasarkan di 77 negara dan wilayah, dengan investasi manufaktur di berbagai kawasan strategis seperti Brasil, Hungaria, dan Thailand.

Pencapaian tersebut berkontribusi pada pengurangan emisi karbon global lebih dari 121 miliar kilogram CO₂, berdasarkan pendekatan perhitungan Greenhouse Gases Equivalencies Calculator dari EPA. Upaya ini selaras dengan visi perusahaan untuk mendorong percepatan elektrifikasi transportasi dan energi bersih demi menciptakan ekosistem bebas emisi.

Di Indonesia, sejumlah model juga telah memperoleh pengakuan industri, termasuk BYD M6, BYD Sealion 7, serta Denza D9 yang meraih berbagai penghargaan otomotif nasional.

Dengan empat lini bisnis utama yaitu kendaraan listrik, rail transit, perangkat elektronik, dan solusi energi terbarukan, BYD membangun ekosistem terintegrasi yang memperkuat posisinya sebagai pemimpin transformasi kendaraan listrik global.