PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membuka babak baru di dunia balap nasional lewat kehadiran MAXi Race dalam seri perdana Yamaha Cup Race (YCR) 2026.
Digelar di Sirkuit Puncak Mario, Sidrap, Sulawesi Selatan, akhir pekan lalu (18–19/4/2026), ajang ini langsung menyedot perhatian karena untuk pertama kalinya line-up skutik premium MAXi Yamaha benar-benar diuji di lintasan balap.

Konsepnya tidak setengah-setengah. MAXi Race dibagi ke dalam dua format, yaitu MAXi Drag Combat dan MAXi GP. Yamaha memadukan peserta dari berbagai latar belakang mulai dari konsumen, komunitas, hingga pembalap profesional yang sebelumnya telah melalui proses seleksi Yamaha Riding Academy.
Di kategori MAXi Drag Combat, ada enam kelas yang dipertandingkan. Mulai dari YTMDB 5 (MAXI Open 155cc NMAX), YTMDB 6 (AEROX), YTMDB 7 (LEXi LX), hingga kelas Dynamic MAXi 155cc, 250cc, dan kelas khusus On Track untuk KOL & media. Sementara di MAXi GP, persaingan berlangsung di kelas YCR5, YCR6, dan YCR7 dengan kombinasi peserta komunitas dan rider profesional.
“Jajaran matik MAXi memiliki tiga value utama: Pride, Premium, dan Performance. Lewat MAXi Race di Yamaha Cup Race, kami ingin menghadirkan experience fun race yang kompetitif dan memacu adrenalin. Ini jadi pembuktian bahwa MAXi Yamaha bukan hanya skutik harian, tapi juga punya DNA racing saat digunakan di sirkuit,” jelas Rifki Maulana, Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah starter yang tidak sedikit. MAXi Drag Combat diikuti 344 starter, sementara MAXi GP mencatat 37 starter. Motor seperti AEROX, NMAX, LEXi, hingga XMAX jadi andalan peserta saat menjajal karakter trek Puncak Mario yang cukup teknis.

Salah satu peserta, Bone Miolo, menilai pengalaman balap di kelas ini berbeda dari biasanya. “MAXi Drag Combat seru banget, saya ikut kelas YTMDB 10. AEROX Turbo punya akselerasi dan top speed maksimal berkat fitur YECVT. Tarikan bawah sampai atas responsif, cocok buat drag race. Stabil juga di kecepatan tinggi. LEXi juga enak dipakai, ringan dan responsif, jadi nggak capek saat balap,” ungkapnya.

Di sisi lain, persaingan MAXi GP juga berlangsung ketat. Pada kelas YCR5 (MAXi GP Open 155cc), sebanyak 19 starter menggunakan motor yang disiapkan Yamaha. Rendy Yusman dari tim DC Baterai TDR AMGAP27 ALAMSARI ARCI Tangerang sukses keluar sebagai juara pertama setelah tampil dominan. “Race pakai NMAX Turbo itu fun banget. Performa dan akselerasinya maksimal, posisi riding nyaman tapi tetap stabil. Pengereman juga optimal karena sudah dual disc brake dan ABS,” ujarnya.
Dengan respons positif di seri pembuka, Yamaha memastikan MAXi Race akan kembali digelar di dua seri YCR berikutnya. Ajang ini diharapkan bisa terus jadi wadah bagi pengguna skutik premium untuk merasakan sensasi balap sekaligus menunjukkan bahwa MAXi Yamaha memang punya performa lebih dari sekadar kendaraan harian. ![]()


