Kepercayaan konsumen kembali membawa Honda ke panggung penghargaan nasional.

Hal tersebut dibuktikan dalam ajang WOW Brand 2026. Di mana PT Honda Prospect Motor (HPM) meraih penghargaan sebagai merek mobil yang paling direkomendasikan konsumen.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara yang digelar di Jakarta pada Kamis (16/4/2026). Penilaian dilakukan berdasarkan survei nasional yang mengukur perjalanan konsumen terhadap sebuah merek, mulai dari tahap mengenal hingga akhirnya merekomendasikan produk kepada orang lain.

Dalam survei itu, Honda dinilai mampu memenuhi seluruh tahapan customer path, mulai dari awareness, appeal, ask, act, hingga advocate. Artinya, bukan hanya dikenal luas, merek Honda juga dianggap mampu memberikan pengalaman yang cukup kuat hingga konsumen bersedia merekomendasikannya kepada orang lain.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh konsumen Indonesia yang telah mendukung, mempercayai, dan merekomendasikan produk Honda. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan konsumen, serta memberikan pengalaman kepemilikan yang menyenangkan di setiap tahapnya,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor.

Di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat, penghargaan berbasis rekomendasi konsumen seperti ini menjadi indikator penting. Sebab, keputusan konsumen untuk merekomendasikan sebuah merek biasanya lahir dari kombinasi pengalaman produk, layanan purna jual, hingga kemudahan akses jaringan dealer.

Sebagai bagian dari strateginya, Honda juga terus memperluas dan memperkuat jaringan dealer serta layanan di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini dilakukan agar konsumen lebih mudah mendapatkan akses penjualan maupun layanan purna jual secara lebih dekat dan praktis.

Ajang WOW Brand 2026 sendiri merupakan penghargaan yang diselenggarakan oleh MarkPlus, Inc. bersama Marketeers. Survei dilakukan terhadap 3.000 responden dari berbagai latar belakang dan profesi di seluruh Indonesia pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, mencakup lebih dari 100 kategori produk.