Mansory, rumah modifikasi asal Jerman selama ini dikenal dengan garapan mobil-mobilnya yang punya desain ‘love it or hate it’.

Ciri-cirinya pun mudah dikenali. Desain dengan banyak segi-segi lancip di body kitnya dan juga kombinasi warna yang sangat mencolok di interior, membuatnya terkenal di dunia otomotif sejak lama.

Mungkin bukan selera semua orang. Namun Mansory berhasil membuktikan bahwa tidak ada ide yang terlalu ‘gila’ untuk mereka.

Kalau biasanya mereka menggarap mobil-mobil eksotis Eropa seperti Ferrari, Lamborghini, Mercedes-Maybach, dan Rolls-Royce, kali ini berbeda.

Untuk pertama kalinya, mereka menggarap flagship ultra-luxury SUV asal China, yakni Zeekr 9x. Mobil tersebut kemudian ditampilkan ke publik lewat ajang Auto China 2026.

“Ketika saya dan tim saya pertama kali melihat Zeekr 9X, kami langsung menyadari bahwa kendaraan ini tidak hanya akan menjadi tambahan yang sempurna bagi portofolio produk kami, tetapi juga dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan merek Mansory,” kata Kourosh Mansory, CEO dan Pendiri Mansory Design & Holding GmbH.

Dalam proyek kali ini, Mansory benar-benar mengacak-acak struktur SUV tersebut sampai level yang bikin orang harus lihat dua kali.

Dari luar, Zeekr 9X ini sebenarnya masih terlihat cukup ‘sopan’ untuk ukuran Mansory. Bahkan nyaris terlalu rapi. Tidak ada body kit berlebihan atau detail random.

Tapi makin lama diperhatikan, makin kelihatan kalau SUV ini sebenarnya sudah dibedah habis-habisan.

Front lip karbon baru dengan DRL terintegrasi langsung bikin wajahnya terlihat lebih dingin dan mahal. Fender dibuat makin tebal dengan tambahan jalur udara baru. Sementara side skirt, spoiler atap, dan diffuser belakang makin mempertegas proporsi SUV bongsor ini.

Lalu datang bagian paling absurd sekaligus paling menarik. Yaitu pintu belakang model suicide doors.

Bukan gimmick tempelan. Mansory benar-benar memindahkan seluruh sistem engsel pintu dari pilar B ke pilar C. Artinya struktur, mekanisme bukaan, posisi handle, sampai detail body harus dibikin ulang supaya hasil akhirnya tetap terlihat OEM-level.

Menariknya, di tengah semua ‘drama visual’ itu, sektor dapur pacu justru dibiarkan tak tersentuh. Mansory merasa sistem hybrid bawaan Zeekr 9X sudah cukup buas dengan tenaga 1.381 hp dan torsi 1.410 Nm. Angka itu cukup untuk melontarkan SUV bongsor ini ke 100 km/jam hanya dalam 3,1 detik.

Sentuhan performa hanya hadir lewat flap exhaust system baru dengan empat lubang pembuangan yang menyatu di rear apron karbon. Sistem itu dibuat untuk memberi karakter suara lebih agresif sekaligus mempertegas identitas mobil ini sebagai SUV performa tinggi.

Zeekr 9X by MANSORY juga jadi model pertama yang memakai desain velg baru FT.19 berukuran 10×24 inci di keempat rodanya. Velg forged tersebut dipadukan ban 295/30 dan disebut memang dirancang khusus untuk menopang bobot sekaligus performa SUV listrik generasi baru yang semakin ekstrem.

Masuk ke kabin, nuansanya berubah seperti lounge pribadi berjalan. Interior full leather dua warna dipadukan dengan jok elektrik berventilasi di depan-belakang serta refrigerator yang ditempatkan di konsol tengah penumpang belakang.

Versi “First Edition” yang dipamerkan di Auto China 2026 bahkan punya panel pintu dengan siluet kota-kota dunia lengkap dengan iluminasi logo Mansory. Sedikit berlebihan? Jelas. Tapi memang itu inti dari seluruh proyek ini.

Sementara detail seperti setir sport karbon, pedal aluminium, konsol tengah full carbon fibre, hingga karpet khusus Mansory menjadi bagian akhir dari paket personalisasi SUV ini.