Perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3 seri Catalunya 2026 layak mendapat sorotan. Memulai balapan dari posisi start ke-20, pembalap muda Indonesia itu berhasil menutup lomba di posisi kedelapan dan kembali membawa pulang poin penting.
Hasil finis P8 membuat Veda menambah delapan angka ke klasemen sementara. Kini, pembalap andalan Honda Team Asia tersebut mengoleksi total 58 poin dan bertahan di posisi kelima klasemen Moto3 2026. Menariknya, jumlah poin itu sama dengan milik Marco Morelli yang berada satu tingkat di atasnya.
Sementara itu, puncak klasemen masih menjadi milik Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team dengan raihan 140 poin.
Balapan di Catalunya sendiri tidak berjalan mudah bagi Veda. Selepas start, jebolan Astra Honda Racing School itu langsung tampil agresif dan sukses melesat delapan posisi pada lap pertama untuk masuk ke urutan ke-12.
Persaingan yang ketat membuat posisinya sempat turun ke P13 pada lap kedua. Situasi makin menantang ketika Veda melebar di tikungan 10 dan kehilangan momentum. Namun, ia cepat bangkit. Memasuki lap ketiga, Veda kembali naik ke posisi ke-11 meski grup depan sudah mulai menjauh sekitar 1,7 detik.
Satu lap berikutnya, ritme balapnya kembali membaik. Veda naik ke posisi ke-10 sambil terus mengejar pembalap di depannya, termasuk mendekati Perrone dengan gap kurang dari satu detik.
Di barisan depan, duel perebutan posisi teratas berlangsung panas antara Almansa, Munoz, dan Fernandez. Di tengah ketatnya persaingan itu, Veda perlahan memangkas jarak dengan rombongan depan dan berhasil menembus posisi kesembilan pada lap keenam.
Konsistensinya cukup terjaga di fase tengah balapan. Veda sempat menempel ketat Hakim Danish dengan selisih hanya setengah detik pada lap ketujuh, meski mulai kehilangan kontak dengan grup terdepan saat lomba memasuki pertengahan race.
Tantangan kembali datang pada lap ke-11 ketika Veda kehilangan momentum dan turun ke posisi ke-11. Posisi itu bertahan beberapa lap, sementara jaraknya dengan O’Gorman di depan mulai melebar.
Drama baru hadir ketika balapan memasuki tiga lap terakhir. Veda mulai menemukan ritmenya lagi dan sukses memangkas gap secara signifikan hingga hanya terpaut sekitar 0,2 detik dari rival di depannya.
Momentum besar akhirnya datang ketika Veda berhasil memperbaiki posisi di tengah duel ketat grup tengah, ditambah insiden jatuh yang melibatkan Rios. Situasi tersebut membuat posisinya melonjak ke urutan kesembilan.
Memasuki lap terakhir, Veda tampil makin percaya diri. Ia memanfaatkan celah di tikungan-tikungan akhir dan melakukan push maksimal untuk merebut satu posisi tambahan, sekaligus memastikan finis di P8.
Balapan Moto3 Catalunya akhirnya dimenangkan oleh Quiles, disusul Carpe di posisi kedua dan Munoz di tempat ketiga.
Konsistensi Veda dalam rutin mengumpulkan poin membuat posisinya di papan atas klasemen semakin solid. Dengan performa kompetitif sepanjang musim bersama Honda Team Asia, peluangnya untuk menjadi kandidat kuat Rookie of the Year Moto3 2026 juga makin terbuka. ![]()
