Perjalanan Aldi Satya Mahendra di World Supersport 2026 mulai menunjukkan ritme yang lebih stabil. Setelah sempat naik-turun pada beberapa seri awal, rider muda binaan Yamaha Racing Indonesia itu perlahan kembali menemukan momentum yang sempat membawanya mencetak podium bersejarah di Phillip Island awal musim lalu.
Autodrom Most, Republik Ceko, jadi titik penting lain dalam proses tersebut. Trek yang musim lalu sudah cukup bersahabat buat Aldi kembali menghadirkan hasil positif, bahkan dengan level yang lebih tinggi. Membalap bersama Yamaha R9 pada putaran kelima World Supersport 2026, 15-17 Mei lalu, Aldi sukses finis di posisi empat pada race 2.
Hasil itu terasa spesial karena sehari sebelumnya situasinya jauh dari ideal. Aldi harus puas finis paling belakang di race 1 setelah mengalami crash. Tapi di race kedua, rider yang akrab dijuluki El’ Dablek itu langsung membalikkan keadaan dan nyaris menembus podium.

Pencapaian tersebut sekaligus melampaui hasil terbaiknya di Most musim lalu. Pada World Supersport 2025, Aldi finis kelima di sirkuit yang sama. Kini, di musim keduanya tampil penuh di level dunia, progres itu mulai terlihat lebih konkret, bukan sekadar soal adaptasi.
”Nyaris podium, saya tetap senang bisa menempati peringkat 4 race 2 di Autodrom Most. Ini menambah kepercayaan diri saya untuk mendapatkan result lebih baik lagi pada seri-seri berikutnya. Selalu ada peningkatan yang membuat saya optimis menjalani musim ini dengan performa optimal. Support tim juga menguatkan mental untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetitif,” ungkap Aldi.
Musim ini memang berjalan cukup berbeda buat Aldi. Setelah beberapa seri terakhir, ia memilih tetap tinggal sementara di Eropa untuk menjaga kondisi fisik sekaligus mempercepat proses adaptasi dengan atmosfer balap di sana. Langkah itu mulai terasa efeknya, terutama dari cara Aldi mengelola balapan dan menjaga konsistensi poin dalam tiga seri terakhir.

Saat ini pembalap AS BLU CRU Racing Team tersebut berada di posisi 12 klasemen sementara dengan koleksi 54 poin. Posisi itu memang belum masuk jajaran depan, tetapi tren performanya terus bergerak naik, terutama setelah kembali mampu bertarung di kelompok lima besar.
”Kemajuan pesat Aldi Satya Mahendra memudahkannya untuk back on fire, kembali pada peak performance seperti saat mengawali musim ini mencetak podium bersejarah di Phillip Island Australia. Walaupun sempat kesulitan lagi, dia mampu comeback memenuhi target 10 besar yang naik sampai menembus top 5. Kami berharap tetap mempertahankan ada di posisi 5 besar race, terus mengumpulkan poin sehingga memperbaiki posisi di klasemen,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). ![]()
