Sabtu pagi di Bali biasanya identik dengan lalu lintas wisatawan menuju daerah pegunungan. Tapi akhir pekan lalu, jalur menuju Bedugul justru dipenuhi deretan Yamaha Grand Filano dan Fazzio dengan warna-warna pastel, outfit skena, sampai motor modifikasi ringan yang tampil rapi tanpa kesan berlebihan.

Yamaha akhirnya membawa CLASSY Ride & Chill ke Bali untuk pertama kalinya pada 10 Mei 2026. Formatnya bukan touring konvensional yang penuh agenda teknis, melainkan riding santai yang dibungkus seperti festival lifestyle. Hasilnya cukup besar. Lebih dari 560 pengguna lini Yamaha Classy ikut turun jalan dalam acara ini.

Fenomena skutik bergaya retro modern memang sedang kuat di Bali. Motor tak lagi dipilih hanya karena irit atau praktis, tapi juga karena cocok dipadukan dengan gaya hidup dan penampilan sehari-hari. Yamaha melihat pola itu lewat Grand Filano Hybrid dan Fazzio Hybrid yang sejak awal diposisikan sebagai skutik stylish untuk mobilitas urban.

Di Bali sendiri, karakter Grand Filano Hybrid terasa cukup relevan dengan kebiasaan berkendara masyarakat lokal. Dek kaki luas jadi nilai tambah karena tetap nyaman digunakan saat mengenakan kain. Ditambah jok besar, posisi duduk santai, dan mesin Blue Core Hybrid 125 cc yang efisien untuk perjalanan jarak menengah.

“Kalau di Bali, motor itu bukan cuma buat mobilitas, tetapi juga sudah jadi bagian dari lifestyle. Saya suka Grand Filano karena nyaman dipakai ke luar kota, dek kakinya luas jadi tetap nyaman kalau pakai kain, joknya juga besar. Selain irit, tampilannya juga stylish banget dan gampang dimodifikasi sesuai karakter penggunanya,” ujar Kriss, pengguna Yamaha Grand Filano Hybrid Neo warna Biru.

Perjalanan menuju Bedugul dibuat dengan tempo santai. Tidak ada nuansa kompetitif ataupun rombongan kaku ala touring komunitas lama. Peserta lebih menikmati perjalanan sambil berhenti di beberapa titik untuk foto, ngobrol, atau sekadar menikmati suasana Bali yang sedang cerah sepanjang rute.

Sesampainya di lokasi acara, atmosfer berubah seperti piknik akhir pekan. Area terbuka dengan nuansa sunset Bali dipenuhi sesi karaoke, live music, sampai peserta yang duduk lesehan sambil menikmati suasana. Yamaha tampaknya memang sengaja membuat CLASSY Ride & Chill terasa lebih dekat dengan kultur nongkrong ketimbang event otomotif formal.

Aktivitas lain seperti kontes modifikasi, workshop modifikasi, fun games, hingga kontes outfit ikut jadi bagian dari acara. Kehadiran Vincent Rompies juga cukup mencuri perhatian. Ia ikut karaoke bersama peserta sekaligus memilih motor favorit dalam sesi fun modif.

“Antusiasme yang kami rasakan pada penyelenggaraan perdana CLASSY Ride & Chill di Bali ini menjadi awal yang positif untuk rangkaian kegiatan tahun ini. Bali sendiri dikenal memiliki culture yang kuat terhadap lifestyle, seni, fashion, dan kebersamaan, sehingga sangat selaras dengan karakter Classy Yamaha yang mengutamakan style, kenyamanan, dan ekspresi diri. Melalui konsep ‘chill riding’, kami ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih dari sekadar mobilitas, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern yang dapat memperkuat koneksi antar pengguna Yamaha Classy,” ujar Hendra Wijaya selaku Chief Yamaha Area DDS Bali.

CLASSY Ride & Chill menjadi kelanjutan dari program Stylish On The Road yang sebelumnya hanya diikuti pengguna Grand Filano. Bedanya, kali ini Yamaha membuka partisipasi untuk seluruh pengguna lini Classy, termasuk Fazzio. Setelah Bali, event ini dijadwalkan hadir di sembilan kota lain sepanjang Mei hingga Juni 2026.