Di ajang balap seperti Asia Road Racing Championship (ARRC), konsistensi sering kali lebih berharga daripada satu kemenangan besar. Itulah yang sedang diperlihatkan Yamaha Racing Indonesia setelah tiga putaran pertama musim 2026. Saat seri Motegi, Jepang, berakhir pada Minggu (14/6/2026) lalu, tim ini kembali membawa pulang podium sekaligus poin penting yang menjaga peluang mereka tetap terbuka di klasemen.

Nama yang paling menonjol adalah Candra Hermawan di kelas AP250. Pembalap muda tersebut menjadi satu-satunya rider Indonesia yang mampu naik podium dalam tiga putaran terakhir musim ini. Setelah finis ketiga di Sepang dan Buriram, Candra kembali mengamankan podium ketiga di Motegi, hasil yang juga pernah ia raih di sirkuit yang sama pada musim lalu.

Pada race pertama, Candra harus puas finis di posisi keempat. Namun, ia mampu memperbaiki hasil pada race kedua dan kembali naik podium. Tambahan poin itu membuatnya tetap bertahan di peringkat keempat klasemen sementara AP250 dengan total 68 poin.

Jika Candra menunjukkan konsistensi, maka Muhammad Fadhil Musyavi memperlihatkan kemampuan untuk bangkit dari situasi sulit. Pembalap berusia 16 tahun itu memulai race kedua dari grid ke-19, namun berhasil menembus posisi lima besar saat finis. Hasil tersebut menjadi penebusan setelah gagal menyelesaikan race pertama.

Musim ini, Fadhil beberapa kali menunjukkan pola yang sama. Di Sepang ia sempat mengalami DNF sebelum membalasnya dengan finis kelima pada balapan berikutnya. Di Motegi, cerita serupa kembali terulang. Tambahan poin membuatnya kini berada di posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan 27 poin.

Sementara itu di kelas Supersports 600, Yamaha juga berhasil menjaga ritme perolehan angka. Wahyu Nugroho tampil cukup stabil dengan finis ketujuh dan kesepuluh dari dua balapan yang dijalani. Berbekal hasil tersebut, ia menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 58 poin.

Rekan setimnya, M Faerozi, juga berhasil menyelesaikan dua balapan dan mengamankan poin tambahan. Setelah memulai balapan dari posisi ke-10, Faerozi finis ke-11 dan ke-12. Raihan itu membuatnya kini berada di urutan ke-10 klasemen sementara dengan 35 poin.

Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai performa para pembalap menunjukkan perkembangan yang positif sepanjang tiga putaran awal musim.

“Tiga seri ARRC musim ini sudah dijalani, Candra Hermawan menjadi satu-satunya rider Indonesia di kelas AP250 yang beruntun naik podium. Wahyu Nugroho, M Faerozi dan Muhammad Fadhil Musyavi pun selalu mendulang poin. Para pembalap cepat menguasai perubahan situasi saat race weekend sehingga dapat memperoleh hasil positif. Atmosfer kondusif yang telah terbangun seperti ini turut mendukung rider Yamaha Racing Indonesia untuk tampil apik,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, hasil yang diraih di Motegi menjadi bekal penting menjelang putaran berikutnya di Mandalika pada Agustus mendatang. Seri kandang tersebut akan menjadi salah satu momen krusial bagi Yamaha Racing Indonesia untuk mengubah konsistensi yang sudah terbangun sejak awal musim menjadi hasil yang lebih besar.

Para pembalap pun memiliki target masing-masing untuk paruh kedua musim. Candra Hermawan ingin mengonversi rentetan podium menjadi kemenangan, Wahyu Nugroho dan M Faerozi berupaya memperbaiki posisi di klasemen, sementara Muhammad Fadhil Musyavi terus memanfaatkan musim pertamanya di level Asia sebagai ruang belajar untuk meningkatkan daya saingnya.