Formula 1 GP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone menghadirkan banyak cerita menarik. Balapan utama menghasilkan kemenangan bagi Charles Leclerc, sementara Lewis Hamilton ikut membawa Scuderia Ferrari naik podium dengan finis di posisi ketiga. Namun, beberapa hari sebelumnya, perhatian penggemar sudah lebih dulu tertuju pada atraksi yang sama sekali berbeda.

Bukan duel di lintasan, melainkan parade para pembalap yang mengelilingi Sirkuit Silverstone menggunakan mobil-mobil mungil yang terbuat dari LEGO.

Di balik parade yang hanya berlangsung beberapa menit itu, tersimpan pekerjaan panjang yang memakan waktu berbulan-bulan. LEGO Group mengungkapkan bahwa seluruh armada minicar dirancang dan dibangun di fasilitas Kladno, Republik Ceko, oleh tim yang terdiri atas 20 desainer, insinyur, dan LEGO builder. Dari proses desain, pengembangan, hingga perakitan, proyek tersebut menghabiskan lebih dari 6.400 jam kerja.

Sebagai informasi, parade pembalap di Silverstone merupakan kelanjutan dari ide yang pertama kali diperkenalkan pada Formula 1 GP Miami 2025 silam. Saat itu, LEGO hanya menghadirkan 10 mobil yang dipakai secara bergantian oleh para pembalap. Respons positif dari penggemar dan para pembalap membuat konsep tersebut berkembang jauh lebih besar pada musim 2026.

Kini, setiap pembalap memiliki mobil LEGO sendiri. Total ada 22 minicar yang dibuat mengikuti identitas masing-masing tim Formula 1 musim 2026. Mulai dari livery, kombinasi warna, logo tim, hingga nomor pembalap direplikasi sedetail mungkin sehingga tampil menyerupai mobil balap asli, meski tetap mempertahankan karakter khas LEGO.

Membangun kendaraan yang bisa dikendarai tentu jauh lebih rumit dibanding merakit set LEGO biasa. Setiap minicar terdiri atas lebih dari 28.000 keping LEGO yang dipadukan dengan berbagai komponen mekanis agar mampu bergerak di lintasan. Hasil akhirnya pun cukup impresif. Bobot satu mobil mencapai sekitar 280 kilogram, dengan sekitar 65 kilogram di antaranya merupakan susunan bata (bricks) LEGO.

Meski tampilannya menyerupai mainan berukuran raksasa, performanya tidak bisa dianggap remeh. Seluruh minicar dibekali roda go-kart standar dan mampu melaju hingga kecepatan sekitar 25 km/jam. Kecepatan tersebut memang jauh dari mobil Formula 1, tetapi sudah lebih dari cukup untuk membawa para pembalap berkeliling Silverstone sambil menyapa puluhan ribu penonton yang memadati tribun.

Chief Product & Marketing Officer LEGO Group, Julia Goldin, mengatakan proyek tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih seru setelah melihat antusiasme luar biasa pada parade di Miami tahun lalu.

“Kami selalu mendengarkan para penggemar. Setelah melihat antusiasme luar biasa pada Drivers Parade di Miami tahun lalu, baik dari fans maupun para pembalap, kami kembali dengan versi 2.0 yang menghadirkan lebih banyak keseruan dalam format baru,” ujar Julia Goldin.

Chief Commercial Officer Formula 1, Emily Prazer, menilai kolaborasi tersebut berhasil memadukan inovasi, kreativitas, dan hiburan dalam satu pengalaman yang bisa dinikmati seluruh kalangan.

“Ada sesuatu yang benar-benar istimewa dalam menyatukan dunia Formula 1 dan permainan LEGO, yang memadukan inovasi, kreativitas, dan hiburan dengan cara yang dapat mPenginspirasi dan menggembirakan para penggemar dari segala usia,” pungkas Emily.

Atraksi ini menjadi bukti bahwa di tengah persaingan sengit dan teknologi berbiaya jutaan dolar, Formula 1 masih memiliki ruang untuk menghadirkan momen yang sederhana, menghibur, dan mampu membuat para pembalap maupun penggemar kembali menikmati olahraga ini layaknya anak-anak yang sedang bermain.