BYD resmi memperkenalkan generasi terbaru M6 EV di ajang GIIAS 2026. Peluncuran ini jadi penyempurnaan dari M6 EV yang sebelumnya lebih dulu hadir di Indonesia pada 2024 sebagai MPV listrik pertama BYD yang diperkenalkan secara global lewat pasar Tanah Air. Mobil ini pun diproduksi sepenuhnya di dalam negeri.

Pembaruan paling kentara ada di sektor baterai. Varian Standard kini dibekali kapasitas baterai 58 kWh, naik dari generasi sebelumnya, dengan klaim jarak tempuh sampai 450 km dalam sekali pengisian penuh. Angka ini terbilang kompetitif buat kelas MPV listrik yang selama ini jadi salah satu segmen kendaraan penumpang terbesar di Indonesia, dengan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap pasar nasional.

Dari sisi performa, varian Standard menghasilkan tenaga maksimal 150 kW dengan torsi 310 Nm. Kombinasi ini menghasilkan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,9 detik, angka yang cukup kompetitif dibanding rival sekelasnya. BYD juga menambahkan panel instrumen Full LCD berukuran 10,25 inci serta mengganti sistem transmisi jadi model column shifter, bikin ruang kabin terasa lebih lega sekaligus memberi kesan lebih modern buat seluruh penumpang.

Soal harga, BYD M6 EV Standard dilepas Rp 395.000.000. Banderol ini melengkapi posisi M6 EV sebagai bagian dari lini M6 yang kini punya dua opsi teknologi sekaligus, EV murni dan Dual Mode, meski fokus peluncuran kali ini memang murni soal versi listriknya.

BYD menyebut kehadiran generasi baru ini sebagai bentuk komitmen untuk terus menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan energi baru di dalam negeri.