Selama lebih dari tiga dekade, Lexus ES dikenal sebagai salah satu sedan yang paling konsisten menjaga identitas Lexus. Ia bukan model yang dibangun untuk mengejar angka performa, melainkan menghadirkan perjalanan yang tenang, kabin yang senyap, serta rasa nyaman yang menjadi ciri khas luxury Jepang. Namun kehadiran Lexus ES 350e membawa perubahan besar dalam perjalanan model tersebut. Untuk pertama kalinya, Lexus menghadirkan sebuah sedan Battery Electric Vehicle (BEV) dalam line-up globalnya.
Diperkenalkan di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Lexus ES 350e bukan sekadar versi elektrifikasi dari sebuah sedan premium. Model ini menjadi penanda bagaimana Lexus mulai menerjemahkan filosofi kemewahan mereka ke dalam era kendaraan listrik.
Selama ini Lexus memiliki sejarah panjang dalam teknologi elektrifikasi melalui kendaraan hybrid. Pendekatan tersebut telah menjadi bagian penting dari identitas Lexus, menghadirkan perpaduan antara efisiensi, performa yang halus, dan kenyamanan berkendara. Melalui ES 350e, Lexus membawa filosofi tersebut menuju tahap berikutnya dengan menghilangkan mesin konvensional dan sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik.
Menariknya, Lexus tidak mengubah karakter dasar ES ketika memasuki era BEV. Justru sebaliknya, teknologi listrik digunakan untuk memperkuat nilai yang selama ini menjadi kekuatan utama Lexus, yaitu keheningan, kelembutan, dan pengalaman berkendara yang terasa effortless.

Fondasi perubahan tersebut hadir melalui penggunaan platform baru yang dikembangkan untuk mendukung teknologi elektrifikasi. Platform ini memungkinkan Lexus menghadirkan ruang kabin yang lebih lega melalui wheelbase yang lebih panjang, sekaligus memberikan fleksibilitas untuk digunakan pada sistem penggerak hybrid maupun baterai listrik.
Dari sisi desain, Lexus ES 350e memperlihatkan arah baru bahasa desain Lexus melalui filosofi Clean Tech × Elegance. Jika sebelumnya Lexus dikenal dengan karakter spindle grille yang kuat, generasi terbaru ES memperkenalkan pendekatan Spindle Body yang lebih menyatu dengan keseluruhan bentuk kendaraan.

Perubahan ini bukan hanya soal estetika. Pada era kendaraan listrik, desain memiliki peran penting dalam menciptakan efisiensi sekaligus membangun identitas baru. Detail seperti Twin L-Signature Headlamps, L-Signature Rear Lamps, hingga illuminated Lexus wordmark menjadi cara Lexus mempertahankan karakter visualnya tanpa harus bergantung pada elemen desain masa lalu.
Masuk ke dalam kabin, ES 350e tetap mempertahankan filosofi Human-Centered yang menjadi fondasi Lexus. Konsep Tazuna Cockpit menempatkan berbagai informasi dan kontrol utama dalam posisi yang mudah dijangkau pengemudi, sementara desain interior yang lebih bersih menciptakan suasana kabin yang modern dan lapang.
Menariknya, Lexus tetap membawa unsur craftsmanship khas Jepang ke dalam era digital. Pada varian BEV ini, Lexus menghadirkan Illuminated Bamboo Door Trim dengan motif bambu yang merepresentasikan perpaduan antara teknologi masa depan dan nilai tradisional Jepang.
Sebagai sebuah sedan listrik premium, Lexus ES 350e tidak hanya mengandalkan teknologi baterai dan motor listrik. Lexus tetap memberikan perhatian besar pada karakter berkendara melalui penggunaan Multi-link Rear Suspension untuk pertama kalinya pada model ES. Pengembangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas sekaligus mempertahankan rasa berkendara nyaman yang menjadi ekspektasi pelanggan Lexus.

Lexus ES 350e mampu menghasilkan tenaga hingga 221 horsepower. Namun seperti karakter Lexus pada umumnya, angka tenaga bukan menjadi satu-satunya fokus. Yang lebih penting adalah bagaimana tenaga tersebut hadir secara halus, responsif, dan mampu menciptakan perjalanan yang minim gangguan.
Pengalaman tersebut didukung berbagai teknologi modern seperti 14-inch Multimedia Display, 12.3-inch Digital Speedometer, 17-speaker Mark Levinson Surround Sound System, serta Lexus Safety System+ generasi terbaru.
Kehadiran Lexus ES 350e menunjukkan bahwa elektrifikasi bagi Lexus bukan sekadar perpindahan sumber tenaga. Lebih dari itu, ini adalah upaya mempertahankan filosofi luxury melalui cara baru. Jika dahulu kemewahan Lexus identik dengan mesin hybrid yang sangat halus, kini karakter tersebut diterjemahkan melalui kendaraan listrik yang semakin senyap dan refined.
Sebagai sedan BEV pertama Lexus, ES 350e menjadi simbol bahwa era baru luxury electric telah dimulai. Bukan dengan meninggalkan identitas lama Lexus, tetapi dengan membawa nilai yang sama menuju masa depan. ![]()
