Bicara soal pasar otomotif nasional, Jawa Timur bukan wilayah yang bisa dianggap remeh. Data penjualan mobil sampai April 2026 mencatat provinsi ini duduk di posisi ketiga nasional dengan angka 25.228 unit, menyumbang 9,1% dari total penjualan mobil se-Indonesia. Angka itu yang jadi salah satu alasan kenapa GIIAS terus konsisten menyambangi Surabaya selama sepuluh tahun terakhir.

Sekretaris I GAIKINDO, Eddy Sumedi, bilang kalau Jawa Timur punya peran yang sangat penting buat penjualan kendaraan nasional. “Hal ini terlihat dari data penjualan mobil hingga April 2026, di mana Jawa Timur konsisten berada di posisi ketiga nasional dengan angka penjualan mencapai 25.228 unit atau menyumbang 9,1% dari total penjualan nasional,” ujarnya.

Kalau soal populasi kendaraan, Jawa Timur juga tak main-main. Merujuk data BPS yang diperbarui 23 Februari 2026, provinsi ini punya jumlah mobil penumpang terbanyak di Indonesia, mencapai 5,58 juta unit. Eddy menambahkan angka tersebut jadi bukti nyata masyarakat Jawa Timur punya daya beli, minat, serta kebutuhan yang tinggi terhadap kendaraan roda empat, dan GIIAS Surabaya hadir buat menjawab kebutuhan pasar sebesar itu.

Momentum inilah yang bikin GIIAS Surabaya 2026 digelar lebih besar dari edisi-edisi sebelumnya. Pameran akan berlangsung lima hari, mulai 26 sampai 30 Agustus 2026 di Grand City Surabaya, melanjutkan rangkaian setelah sukses digelar di ICE BSD Tangerang pada 30 Juli hingga 9 Agustus lalu.

Tahun ini penyelenggara menambah satu hall baru, sehingga area pameran jadi lebih luas dan pengunjung lebih leluasa mengeksplorasi tiap sudutnya. Total ada 37 merek kendaraan bermotor yang berpartisipasi, mencakup kategori penumpang, komersial, sampai sepeda motor, jumlah terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan GIIAS Surabaya.

Di kategori kendaraan penumpang ada 26 merek yang hadir, mulai dari BAIC, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, GAC AION, Geely, GWM, Honda, Hyundai, iCAR, Jaecoo, Jetour, KIA, Leap Motor, Lepas, Mazda, Mitsubishi Motors, Polytron, Suzuki, Toyota, Vinfast, Wuling, sampai X-Peng. Foton mewakili kategori kendaraan komersial, sementara di segmen roda dua ada 10 merek termasuk Aprilia, Kuprum, Moto Guzzi, Piaggio, Polytron, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa.

Yang menarik, ada 14 merek baru maupun yang kembali hadir di GIIAS Surabaya tahun ini, yaitu Changan, Foton, Hyundai, iCAR, Jeep, Jetour, KIA, Leap Motor, Lepas, Polytron, QJ Motor, Triumph, dan Xpeng. Pameran ini juga diramaikan 25 merek dari industri pendukung otomotif, memperkuat ekosistem yang ditawarkan ke pengunjung.

Buat yang mau berburu tiket, ada beberapa opsi harga tergantung waktu pembeliannya. Presale 2 dibuka 19 sampai 21 Agustus 2026 lewat aplikasi Auto360, dengan harga Rp 15.000 untuk weekdays dan Rp 20.000 untuk weekend. Tiket reguler baru bisa dibeli 22 sampai 30 Agustus 2026 lewat aplikasi yang sama, seharga Rp 25.000 weekdays dan Rp 40.000 weekend. Kalau mau beli langsung di lokasi pameran, harganya Rp 35.000 untuk weekdays dan Rp 50.000 untuk weekend.

Gelaran ini juga didukung sejumlah sponsor, dengan Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance kembali jadi Platinum Financial Partner. Ada juga EV Ecosystem Powered by PLN Mobile, serta Superchallenge, KAHF, Kopi Kenangan, dan Berkah Event yang turut memeriahkan acara.

Setelah Surabaya, rangkaian GIIAS The Series masih berlanjut ke tiga kota lain sepanjang 2026, yaitu Bandung pada 9 sampai 13 September di Sudirman Grand Ballroom, Semarang pada 30 September hingga 4 Oktober di Muladi Dome, dan ditutup di Makassar pada 28 Oktober sampai 1 November di Summarecon Mutiara Makassar. Penyelenggara juga sudah menyiapkan destinasi baru untuk awal tahun depan lewat GIIAS Bali yang dijadwalkan 27 sampai 31 Januari 2027 di The Meru Sanur, memperluas jangkauan pameran ke Indonesia bagian timur.