Saat industri otomotif nasional masih ribut soal insentif kendaraan listrik dan perang harga jual, Chery justru sudah melangkah jauh lebih dulu ke arah yang jarang dilirik pabrikan mobil lain. Lewat anak usahanya, AiMOGA Robotics, raksasa otomotif asal Tiongkok ini mengumumkan pencapaian pengiriman kumulatif lebih dari 2.000 unit robot ke pasar internasional per 3 September 2026. Angka ini terbilang signifikan buat pemain yang baru serius terjun ke industri robotika humanoid.
Produk dan layanan AiMOGA saat ini sudah menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, dan masih terus merambah ke Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, sampai Amerika Latin. Skala sebesar ini biasanya butuh waktu bertahun-tahun buat dicapai perusahaan robotika yang sudah mapan sekalipun, apalagi buat pemain yang baru benar-benar tancap gas sejak akhir 2025.
Sampai hari ini, produk dan solusi AiMOGA sudah diterapkan di lebih dari 100 skenario penggunaan nyata. Mulai dari ritel otomotif tempat robot ini pertama kali dikenal publik, manajemen lalu lintas cerdas, sampai layanan publik di berbagai sektor lain. Bukan lagi sekadar demo panggung pameran yang berhenti di atas kertas.
President of Chery International sekaligus President of AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, menjelaskan bahwa ekspansi global di industri robotika tidak cuma soal kemampuan produk semata. “Ekspansi global di industri robotika tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produk, tetapi juga oleh kekuatan dalam riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, jaringan distribusi, pengiriman, layanan, serta operasional lokal. Pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai dengan membangun kehadiran yang kuat di setiap pasar,” ujarnya.

Menariknya, penerapan robot AiMOGA tak berhenti di dunia otomotif. Perusahaan ini mulai merambah ke sektor kepolisian pintar, panduan medis, sampai layanan publik lain. Pergeseran ini jadi sinyal kalau teknologi robotika mereka mulai bergerak dari tahap demonstrasi produk menuju penggunaan nyata dalam skala yang jauh lebih luas.
Salah satu bukti kesiapan AiMOGA masuk pasar global datang dari robot humanoid andalan mereka, Mornine. Robot ini sudah mengantongi sertifikasi perangkat keras dan perangkat lunak dari Uni Eropa, ditambah sertifikasi FCC dari Amerika Serikat. Dua sertifikasi ini jadi modal penting buat menembus regulasi pasar yang jauh lebih ketat dibanding Tiongkok.
Kekuatan AiMOGA sebenarnya nggak lepas dari fondasi Chery sendiri. Perusahaan ini memanfaatkan pengalaman global Chery selama hampir tiga dekade di bidang riset dan pengembangan, manufaktur, rantai pasok, logistik, jaringan distribusi, sampai layanan purnajual. Kombinasi antara industri otomotif dan robotika ini yang bikin AiMOGA bisa langsung lompat ke skala global tanpa harus membangun infrastruktur dari nol.
Di lapangan, geliat bisnis robotika Chery ini sebenarnya sudah kelihatan sejak Mornine M1 mulai dijual bebas lewat toko resmi AiMOGA Intelligent Robot di JD.com pada April 2026 lalu, dibanderol 285.800 yuan atau sekitar Rp 716 jutaan. Robot dengan tinggi 167 cm dan bobot 70 kg ini dibekali 40 degree of freedom yang bikin gerakannya lebih fleksibel dibanding robot humanoid kebanyakan. Selain Mornine, AiMOGA juga menjual robot anjing Argos dengan harga jauh lebih terjangkau di kisaran 15.800 yuan atau sekitar Rp 39 jutaan.


Indonesia sendiri bukan pasar yang asing buat AiMOGA. Mornine dan Argos sudah lebih dulu diperkenalkan Chery ke publik Tanah Air, meski unit yang beredar di sini masih sebatas skema pengadaan khusus dan belum dijual bebas ke konsumen umum. Sasaran penggunaannya pun diarahkan ke sektor industri, layanan publik, dan kebutuhan konsumen jangka panjang.
Sejalan dengan visi “Your Trusted Human AI Assistant”, AiMOGA Robotics memposisikan diri sebagai perusahaan robotika berbasis AI yang fokus mengembangkan embodied intelligence lewat integrasi kecerdasan buatan, persepsi lingkungan, kemampuan interaksi, dan navigasi.
Solusi yang mereka bangun diarahkan untuk merambah sektor layanan publik, kesehatan, pendidikan, industri, keamanan, sampai kebutuhan pendampingan dalam kehidupan sehari-hari, dengan dukungan penuh dari ekosistem teknologi global Chery. ![]()
