Di lantai Uptown Mall, Bukit Semarang Baru City, dua kutub gaya modifikasi skutik premium duduk berdampingan tanpa sungkan.

Ada XMAX yang bodinya dilapis livery ala helm balap dan karakter anime, dengan tempelan part aftermarket yang harganya bisa tembus puluhan juta rupiah. Beberapa meter dari situ, ada NMAX atau Aerox yang cuma dipoles tipis, cukup untuk terlihat beda tanpa harus bongkar total. Keduanya sama-sama berebut perhatian juri di ajang CUSTOMAXI 2026 yang digelar 5-6 September lalu.

Semarang lagi-lagi dipercaya jadi kota pembuka rangkaian nasional CUSTOMAXI, kontes modifikasi akbar untuk lini skutik premium Yamaha. Ajang ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2018. Sempat vakum dua tahun, lalu balik lagi pada 2025 bertepatan dengan momen satu dekade MAXI Yamaha hadir di Indonesia. Tahun ini formatnya makin besar. Panitia mencatat lebih dari 170 pendaftar secara online sebelum dikurasi dewan juri menjadi 85 motor yang benar benar tampil dan bertarung di venue.

Delapan puluh lima motor itu dibagi ke empat kelas utama, yaitu Meet Up MAXI, Street MAXI, Super MAXI, dan Master MAXI. Dua nama terakhir sudah familiar buat yang mengikuti CUSTOMAXI dari tahun ke tahun, tapi Meet Up MAXI dan Master MAXI adalah wajah baru di musim 2026 ini, dan keduanya justru mewakili dua ujung spektrum yang paling menarik untuk dibaca.

Bill Gunawan, Chief Yamaha Area Jawa Tengah, menyebut skutik premium MAXI Yamaha sekarang sudah jauh melampaui fungsi mobilitas harian semata. “Sebagai skutik premium, jajaran MAXI Yamaha saat ini tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari. Lebih dari itu, setelah hadir lebih dari satu dekade di Indonesia, MAXI Yamaha telah bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung berbagai hobi bermotor konsumennya,” katanya. Ia menambahkan jumlah peserta tahun ini naik dibanding edisi sebelumnya, baik yang daftar online maupun yang benar benar unjuk gigi di lokasi.

 

Sisi hedon CUSTOMAXI paling kentara di kelas Master MAXI, kelas paling prestisius yang baru pertama kali dipertandingkan tahun ini. Beberapa peserta memboyong unit TMAX CBU, termasuk generasi 2026 yang masih hangat baru masuk pasar. Motor motor di kelas ini digarap dengan sentuhan personal yang berat, lengkap dengan part aftermarket dari brand brand ternama yang nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah per unit. Genre Indo Proper juga ramai muncul di kelas XMAX, mengambil inspirasi visual dari livery helm premium sampai budaya pop Jepang, jadi bukan cuma soal ganti body kit tapi juga eksplorasi identitas visual yang cukup niat.

Tapi CUSTOMAXI 2026 sengaja tidak dibangun sebagai kontes eksklusif buat yang berkantong tebal saja. Kelas Street MAXI tetap jadi favorit karena mengakomodasi gaya modif yang lebih dekat ke pemakaian harian, di mana motor tetap punya karakter kuat tanpa harus dibongkar habis. Kehadiran kelas baru Meet Up MAXI membuka ruang lebih lebar lagi, memberi tempat bagi konsumen dan komunitas yang ingin ikut tampil tanpa perlu modifikasi ekstrem atau bujet besar.

Agia Rafiki, peserta yang turun di kelas Meet Up MAXI dan sabet gelar Best Fun & Proper Sunmori Style, merasakan langsung bedanya suasana tahun ini. “Menurut saya CUSTOMAXI tahun ini benar-benar lebih seru dibandingkan tahun lalu. Kelas yang dibuka semakin banyak sehingga bisa merangkul semua kalangan. Mulai dari mereka yang ingin tampil pol-polan dengan budget sultan, sampai konsumen dan komunitas yang suka modifikasi dengan budget lebih ekonomis tetap punya tempat untuk ikut berkompetisi,” ujarnya.

Selain kontes utama, panitia juga menyelipkan sesi Night Ride di mana para kontestan turun langsung mengendarai motor modifikasi mereka di jalan. Sesi ini sekaligus jadi pembuktian kecil bahwa build build yang tampil di panggung bukan cuma pajangan statis, tapi masih nyaman dipakai untuk kebutuhan harian. Acara juga dilengkapi photo contest dan live DJ performance yang menemani jalannya event selama dua hari.

Setelah menutup seri pembuka di Semarang, rangkaian CUSTOMAXI 2026 akan lanjut ke Bandung, Jawa Barat, sebagai kota berikutnya yang bakal jadi arena unjuk kreativitas para pengguna MAXI Yamaha.