Lamborghini sekarang nampaknya sudah tidak terlalu peduli soal batas antara mobil dan lifestyle. Kalau dulu logo banteng mengamuk (raging bull) itu identik dengan supercar, sekarang bentuknya bisa muncul di tempat yang jauh lebih tidak terduga.
Contohnya stroller bayi.

Automobili Lamborghini kembali menggandeng Silver Cross untuk membuat Reef AL Giallo. Namanya memang terdengar serius, tetapi barangnya tetap saja stroller. Bedanya, stroller ini dibikin dengan cara yang kurang masuk akal kalau ukurannya cuma dilihat dari fungsi mengantar bayi jalan-jalan.
Ini merupakan generasi kedua dari kolaborasi Lamborghini dan Silver Cross setelah sebelumnya hadir Reef AL Arancio. Kali ini warna kuning khas Lamborghini yang dipakai, lengkap dengan bahasa desain yang selama ini lebih akrab ditemui di bodi mobil-mobil Sant’Agata Bolognese.
Jadi jangan berharap menemukan stroller dengan bentuk kalem seperti perlengkapan bayi pada umumnya. Reef AL Giallo membawa garis-garis tajam, permukaan bersegi dan siluet yang dibuat dinamis. Bahasa desain yang biasanya dipakai untuk membuat supercar terlihat agresif sekarang dipindahkan ke benda yang didorong sambil menemani bayi tidur.
Menariknya, Lamborghini dan Silver Cross tidak berhenti di urusan warna dan emblem. Material yang dipakai juga dibuat membawa nuansa otomotif premium, mulai dari performance suede, kulit premium sampai polycarbonate dengan finishing high-gloss.

Detail Y-pattern juga ikut dibawa dari bahasa desain interior Lamborghini. Jadi hubungan dengan mobilnya bukan sekadar tempel logo banteng di bodi stroller lalu selesai. Mereka memang mencoba membuat stroller ini terlihat seperti bagian dari keluarga desain Lamborghini.
Konsep soal performa pun ikut dipinjam. Bukan berarti stroller ini bisa diajak launch control, tentu saja. Lamborghini menerjemahkan filosofi seperti presisi, keseimbangan, handling dan kontrol ke cara stroller bergerak. Hasil yang diincar adalah stroller yang lincah, stabil dan gampang dikendalikan ketika dipakai sehari-hari.

Bagian yang paling Lamborghini justru ada di jumlah produksinya. Reef AL Giallo cuma dibuat 500 unit untuk pasar global. Jadi kalau ada yang menganggap stroller ini cuma barang bayi dengan logo mahal, Lamborghini memang punya cara sendiri untuk menjawabnya.
Bersama Reef AL Arancio, produk ini masuk dalam koleksi Super Stroller yang sangat terbatas. Lamborghini menyebut kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya membawa desain, craftsmanship dan inovasi mereka ke area kehidupan sehari-hari yang lebih luas.

Menariknya, strategi seperti ini membuat Lamborghini tidak harus selalu menjual mobil untuk tetap terasa seperti Lamborghini. Identitas sebuah merek bisa ikut berpindah ke barang lain, selama bahasa desain, material dan eksklusivitasnya masih terasa. ![]()



