Sejak 1 Januari 2026, ALPINA resmi jadi brand eksklusif keempat BMW Group sejajar BMW, MINI, Rolls-Royce, dan model produksi pertama mereka yang masih dibungkus kamuflase baru aja digas pol di Nardo, Italia.
Kenapa Nardò? Sirkuit high-speed 12,6 kilometer di Italia Selatan itu memang kiblatnya test kecepatan tinggi dunia. Di atas lingkar beton raksasa itu, prototipe yang digadang-gadang sebagai Alpina B7 baru berbasis 7 Series ini dipaksa lari beyond 300 km/h. Bukan buat pamer top speed doang.


Ini soal filosofi mereka: “Speed, not Sport”. Vice President BMW ALPINA, Oliver Viellechner bilang sendiri, speed itu DNA ALPINA, tapi yang penting itu gimana rasanya tetap natural, stabil, dan confident saat segitu kencang. Jadi bukan karakter M yang galak dan keras, ini soal grand touring yang effortless.


Secara hardware, BMW udah konfirmasi jantungnya V8, tapi output, torsi, dan kapasitas masih di-keep secret. Yang udah kelihatan jelas dari teaser ya signature ALPINA banget, velg 20-spoke yang iconic dan knalpot empat oval di belakang. Tetap elegan, tetap ALPINA.
Debutnya dijadwalkan 2027. Kalau biasanya brand lain kejar lap time Nurburgring, ALPINA kejar poise, precision, and comfort di atas 300 km/h. Dan buat DeepEnder yang kangen definisi luxury performance yang sebenarnya, ini bakal jadi obatnya. ![]()
