Program Pelatihan Kompetensi Hanuri Batch IV kembali digelar Hankook Tire dengan fokus utama mencetak talenta muda yang benar-benar siap terjun ke dunia industri. Tak sekadar teori, pelatihan ini dirancang agar peserta memahami standar kerja dan dinamika industri secara langsung.
Sebanyak 30 lulusan SMA/SMK terpilih akan mengikuti pelatihan selama enam bulan di Cikarang Selatan. Kurikulumnya terbagi dalam tiga bidang utama, yakni Smart Manufacturing, 3D Design, dan Administrasi.
Pada kategori Smart Manufacturing, peserta dibekali keahlian Programmable Logic Controller (PLC), Human Machine Interface (HMI), serta sistem servo yang banyak digunakan di mesin industri modern. Sementara di bidang 3D Design, peserta mempelajari CAD 3D dan UG-NX dari Siemens. Untuk Administrasi, materinya mencakup bahasa Korea, Microsoft Office akuntansi, hingga pajak.
Yang membedakan program Hanuri dengan pelatihan lain adalah keterlibatan langsung karyawan Hankook dari level manajerial sebagai fasilitator. Peserta tak hanya belajar teknis, tapi juga memahami etos kerja, disiplin, dan budaya industri dari para praktisi.
Efektivitas program ini terlihat dari kisah para alumninya. Raihan, lulusan terbaik Batch III yang kini bekerja di perusahaan manufaktur di Cikarang, mengaku materi Hanuri sangat relevan dengan kebutuhan industri.
“Materi yang diberikan sesuai dengan dunia kerja. Saya jadi lebih siap saat masuk industri,” ujarnya.
Selain berdampak pada ketenagakerjaan, Hankook Tire juga mencatat kontribusi ekonomi signifikan di Kabupaten Bekasi. Pada 2025, perusahaan ini menerima penghargaan sebagai penyumbang bea masuk terbesar dari Bea Cukai Kabupaten Bekasi.
Melalui program Hanuri, Hankook Tire terus mengintegrasikan pengembangan SDM dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial dan penciptaan lapangan kerja berkelanjutan. ![]()
