Hyundai STARIA Electric tidak hanya hadir sebagai MPV listrik berukuran besar, tetapi juga membawa lompatan teknologi yang jarang ditemui di segmennya. Salah satu sorotan utama ada pada penggunaan arsitektur listrik 800 volt, teknologi yang sebelumnya sudah diterapkan Hyundai pada lini IONIQ dan kini dibawa ke STARIA Electric untuk meningkatkan efisiensi, performa, dan kepraktisan penggunaan sehari-hari.

MPV listrik ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 84 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 160 kW (218 PS). Kombinasi tersebut menghasilkan karakter berkendara yang halus, senyap, dan responsif, sekaligus memberikan estimasi jarak tempuh hingga 400 kilometer berdasarkan siklus WLTP, angka yang tergolong impresif untuk kendaraan MPV dengan kabin ekstra luas.

Keunggulan arsitektur 800 volt terasa paling nyata saat proses pengisian daya. Dalam kondisi optimal menggunakan DC fast charging, STARIA Electric mampu mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit. Teknologi ini memungkinkan aliran daya tinggi dengan panas yang lebih minim, sehingga mendukung pengisian cepat berulang tanpa mengorbankan daya tahan sistem.

Untuk kebutuhan pengisian harian, Hyundai juga melengkapi STARIA Electric dengan onboard charger AC 11 kW, sehingga pengisian daya di rumah atau kantor tetap praktis. Posisi port pengisian yang ditempatkan di bagian depan kendaraan turut memudahkan akses, baik di stasiun pengisian umum maupun dalam penggunaan sehari-hari.

Dari sisi performa berkendara, sistem penggerak listrik STARIA Electric dirancang untuk memberikan pengalaman yang tenang dan mudah diprediksi. Penggerak roda depan dipilih untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan, terutama saat membawa banyak penumpang atau muatan. Torsi instan khas motor listrik membuat akselerasi terasa linear, mendukung kenyamanan di lalu lintas perkotaan maupun saat melaju di jalan tol.

Hyundai juga menyempurnakan aspek kenyamanan dengan penyetelan suspensi yang dioptimalkan serta penggunaan material peredam suara tambahan. Hasilnya, tingkat kebisingan dan getaran di dalam kabin dapat ditekan, menjadikan STARIA Electric cocok untuk perjalanan jarak jauh, layanan shuttle, maupun penggunaan profesional dengan intensitas tinggi.

Tak hanya fokus pada efisiensi, STARIA Electric juga dirancang untuk kebutuhan berat. MPV listrik ini memiliki kemampuan towing hingga 2.000 kg (dengan rem), didukung oleh sistem manajemen termal yang menjaga performa baterai dan motor tetap stabil, bahkan saat kendaraan membawa beban besar atau menjalani sesi pengisian cepat berulang.

Dengan kombinasi baterai besar, teknologi 800 volt, pengisian daya cepat, dan karakter berkendara yang nyaman, Hyundai STARIA Electric menegaskan posisinya sebagai MPV listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga benar-benar siap digunakan untuk kebutuhan mobilitas harian hingga perjalanan jarak jauh.