Ada mobil cepat. Ada mobil mahal. Dan ada mobil yang datang cuma buat pamer dominasi. BRABUS ROCKET GTS Deep Blue jelas masuk kategori terakhir.

Dari pandangan pertama saja, Hyper GT ini langsung menegaskan satu hal, ini bukan BRABUS biasa! Exposed carbon fiber body berwarna biru tua berkilau bukan sekadar cat atau gimmick visual, ini carbon asli yang sengaja dipamerkan. Tak ditutupi, tak disamarkan. BRABUS ingin semua orang tahu: ini mahal, ini cepat, dan ini serius.

ROCKET GTS Deep Blue adalah puncak dari apa yang disebut BRABUS sebagai Masterpiece coachbuilding. Bodi shooting brakenya dibuat full dari exposed-structure carbon fiber, diproses pakai teknologi prepreg dan autoclave level balap, bukan mainan. Setiap sudutnya dirancang lewat CAD, CFD, sampai dites di wind tunnel. Tujuannya satu, tetap nempel ke aspal walau jarum speedometer hampir mentok ke kanan.

 

Bagian depan tampil galak dengan spoiler karbon terintegrasi yang menekan lift di kecepatan tinggi. Air intake besar bukan cuma buat gaya, tapi buat memastikan mesin dan rem tetap dingin saat mobil ini dipacu brutal.

Di samping, quarter panel khas ROCKET bikin bodinya melebar, memberikan siluet shooting brake yang jarang tapi nagih.

Lebar belakangnya? Hampir dua meter. Tak heran kelihatan mengintimidasi bahkan saat diam.

Buritan jadi salah satu bagian paling ‘toxic’. Diffuser karbon besar jadi ‘rumah’ buat empat knalpot titanium bulat milik exhaust performa tinggi BRABUS. Kombinasi diffuser, ducktail spoiler, dan rear hatch spoiler bukan sekadar bikin tampang makin bengis, tapi juga menambah downforce biar mobil ini tetap stabil saat melewati 300 km/jam tanpa rasa bersalah.

Soal jantung pacu, BRABUS tak main aman. Di balik kapnya ada powertrain hybrid BRABUS 1000, gabungan mesin V8 biturbo 4,5 liter dan motor listrik. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 1.000 hp dan torsi sampai 1.820 Nm (dibatasi elektronik).

Bicara akselerasi, 0–100 km/jam dituntaskan cuma 2,6 detik, 0–200 km/jam 9,5 detik, dan tembus 300 km/jam dalam 23,6 detik. Top speed dikunci di 317 km/jam, bukan karena tak bisa lebih, tapi karena BRABUS tahu batas itu perlu.

Soal suara? Tinggal pilih. Exhaust valve aktif bikin ROCKET GTS bisa kalem saat jalan santai, atau berubah jadi konser V8 begitu gas diinjak lebih dalam. Detail carbon surround dan lampu launch merah di knalpot semakin memberi kesan bahwa mobil ini siap ‘perang’.

Kaki-kakinya pakai BRABUS Monoblock P Platinum Edition dengan sistem center lock. Tak hanya sedap dipandang, velg ini punya carbon aero blades yang bantu menyedot panas dari area rem pakai aliran udara saat roda berputar. Suspensi sport BRABUS dengan pengaturan tinggi 10–20 mm bikin mobil ini tetap nyaman dikendalikan, tanpa mengorbankan karakter performa.

Masuk ke kabin, suasananya berubah jadi lounge mahal dengan niat jahat. Interior BRABUS Masterpiece dibalut kulit Slate Gray, Alcantara, dan karbon beraksen Deep Blue matte. Jahitan pola ‘Shell’, logo Double-B yang diemboss, sampai lantai dan bagasi berlapis kulit quilted, semuanya dibuat untuk mengingatkan satu hal, bahwa ini bukan mobil massal, ini karya pesanan.

Dan benar saja, BRABUS ROCKET GTS Deep Blue berstatus build-to-order. Satu unit, satu karakter, satu pemilik. Artinya, setiap unit bisa disesuaikan penuh dengan selera pemilik dari eksterior hingga detail terkecil di interior. Sebuah Hyper GT yang bukan cuma soal performa, tapi juga identitas.

Ingin merasakan sensasi berkendara yang hanya dimiliki segelintir kolektor dunia? Kini, DeepEnder bisa bergerak menuju pengalaman tersebut melalui Alron Motor, dealer resmi yang mendampingi proses kepemilikan dari langkah pertama hingga jaminan pengalaman terbaik. Hubungi langsung: Alron Motor @alronmotor, atau akses eksklusif melalui: @hengkykurniawan_brabus – 0822 798899.Â