Selain menghadirkan posko mudik di jalur utama perjalanan, BYD juga memperkuat dukungan layanan purna jual melalui jaringan dealer siaga yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran. Sebanyak 21 dealer BYD yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia disiapkan sebagai titik layanan darurat untuk membantu pengguna kendaraan listrik selama masa mudik. Dealer-dealer tersebut akan beroperasi pada 19 hingga 23 Maret 2026, bertepatan dengan periode mobilitas tinggi masyarakat selama Lebaran.

Melalui jaringan ini, pengguna kendaraan BYD dapat memperoleh berbagai layanan teknis, mulai dari perbaikan umum, perawatan kendaraan, hingga pemeriksaan kondisi kendaraan untuk memastikan performa tetap optimal selama perjalanan. Beberapa dealer bahkan menyediakan jam operasional hingga 24 jam untuk memberikan dukungan maksimal bagi pengguna yang membutuhkan bantuan teknis di luar jam layanan normal.

Selain layanan teknis, sejumlah dealer juga menyediakan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di area dealer. Fasilitas tersebut mencakup AC charging yang dapat digunakan secara gratis serta DC charging melalui jaringan SPKLU.

Sebagai bagian dari persiapan mudik, BYD juga menghadirkan layanan General Safety Check bagi seluruh pengguna kendaraan BYD di Indonesia. Program ini mencakup pemeriksaan berbagai komponen penting kendaraan, seperti kondisi sistem kendaraan, kekencangan baut, level cairan, serta fitur keselamatan untuk memastikan kendaraan berada dalam kondisi optimal sebelum digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

Layanan pemeriksaan ini tersedia di seluruh jaringan dealer resmi BYD mulai 20 Februari hingga 20 April 2026, sehingga pengguna memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kendaraan sebelum berangkat mudik maupun melakukan pengecekan setelah kembali dari perjalanan.