Mizuno adalah perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang yang berdiri sejak 1906 di Osaka dan dikenal luas karena menggabungkan tradisi kerajinan Jepang dengan teknologi performa modern. Merek ini memproduksi berbagai perlengkapan olahraga mulai dari sepatu lari, peralatan baseball, golf, hingga apparel teknis untuk atlet profesional, dengan fokus pada inovasi material, ergonomi, dan presisi performa yang membuat produknya digunakan oleh banyak tim serta atlet di berbagai ajang olahraga dunia.

DeepEnd juga baru tahun ini mencoba sepatu Mizuno yang dibeli di Mizuno Tokyo Store, Chiyoda City. Tipenya Wave Prophecy dengan teknologi Infinity Wave, cushioning ringan dengan midsole U4ic, yang membantu meningkatkan stabilitas sekaligus membuat transisi langkah terasa lebih halus. Lagi senang-senangnya dengan merek ini, ndilalah melihat kemitraan baru antara Honda Racing Corporation dan Mizuno Corporation di tim balap Honda, jadi kepengin juga mencoba apparelnya.

Ya, kedua perusahaan resmi menjalin kerja sama dalam penyediaan seragam tim yang mulai digunakan oleh seluruh staf HRC pada musim balap 2026 di berbagai kejuaraan motorsport internasional. Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama apparel, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara teknologi otomotif Honda dan keahlian Mizuno dalam pengembangan perlengkapan olahraga berperforma tinggi.

Seragam baru tersebut akan dikenakan oleh para insinyur, mekanik, serta staf tim Honda di berbagai kejuaraan dunia, mulai dari FIM Road Racing World Championship MotoGP, FIA Formula One World Championship, IMSA WeatherTech SportsCar Championship di Amerika Utara, IndyCar Series, All Japan Super Formula Championship, hingga SUPER GT Series kelas GT500. Dengan cakupan yang luas, seragam ini akan hadir di hampir seluruh panggung utama motorsport yang diikuti Honda.

Yang membuat kolaborasi ini menarik adalah keputusan menggunakan desain seragam yang sama di semua kategori balap, baik roda dua maupun roda empat. Ini menjadi pertama kalinya Honda menerapkan skema desain seragam yang seragam secara global, termasuk untuk tim yang beroperasi di Jepang maupun Amerika Serikat. Melalui pendekatan tersebut, HRC ingin menegaskan identitas merek yang kuat sekaligus menyatukan semangat seluruh anggota tim dalam satu simbol visual.

Bagi Mizuno, kemitraan ini juga memiliki makna strategis. Perusahaan tersebut melihat kesamaan nilai dengan HRC yang selama puluhan tahun membangun reputasi teknologi dan citra merek melalui aktivitas motorsport. Dengan pengalaman panjang dalam pengembangan apparel olahraga berteknologi tinggi, Mizuno berupaya menghadirkan seragam yang tidak hanya mencerminkan identitas Honda, tetapi juga memberikan fungsi, kenyamanan, dan kualitas yang mampu mendukung aktivitas tim balap di lingkungan sirkuit yang menuntut.

Presiden dan Representative Director HRC, Koji Watanabe, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Mizuno merupakan bagian dari langkah menuju era baru bagi tim balap Honda. Tahun 2026 menjadi musim penting bagi Honda, termasuk rencana kembalinya mereka ke FIA Formula One World Championship melalui kemitraan dengan Aston Martin Aramco Formula One Team. Dengan dukungan apparel berteknologi tinggi dari Mizuno, HRC berharap dapat memperkuat nilai merek sekaligus meningkatkan kesiapan tim dalam menghadapi kompetisi global.

Sementara itu, Representative Director dan Senior Managing Executive Officer Mizuno, Takeshi Shichijo, menilai kerja sama ini istimewa karena bertepatan dengan perayaan 120 tahun berdirinya Mizuno pada 2026. Ia menegaskan bahwa perusahaan merasa bangga dapat mendukung HRC yang berlaga di panggung motorsport paling bergengsi di dunia.

Dari sisi teknis, Mizuno menerapkan pendekatan ergonomi melalui teknologi Dynamotion Fit yang dikembangkan berdasarkan analisis pergerakan tubuh manusia. Teknologi ini memungkinkan kru mekanik dan tim pit bekerja lebih leluasa saat bergerak di area paddock maupun pit lane, sekaligus mengurangi tekanan pada bahu, lengan, dan kaki selama aktivitas balap yang intens.

Fungsi kenyamanan juga diperkuat melalui sejumlah teknologi tekstil lainnya. Sistem Mizuno Deodorant Tape ditempatkan pada bagian kerah untuk memecah senyawa penyebab bau seperti amonia dan asam asetat. Untuk kondisi cuaca dingin, jaket dan rompi menggunakan material Breath Thermo yang mampu menyerap kelembapan tubuh dan mengubahnya menjadi panas. Sementara itu, kaus polo dan T-shirt memanfaatkan bahan Dry Science yang cepat menyerap serta menguapkan keringat agar tetap nyaman saat suhu tinggi di sirkuit.

Selain performa, aspek keselamatan dan keberlanjutan juga menjadi perhatian. Beberapa komponen seragam menggunakan material antistatis untuk mengurangi risiko listrik statis saat bekerja di lingkungan teknis yang sensitif. Mizuno dan HRC juga memasukkan bahan ramah lingkungan seperti poliester daur ulang dan material dari botol PET bekas sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dalam industri motorsport modern.

Tidak hanya untuk kru balap, desain seragam ini juga akan menjadi dasar pengembangan merchandise resmi bagi penggemar. HRC dan Mizuno berencana merilis berbagai fan goods yang terinspirasi dari desain uniform tim, dengan beberapa produk dijadwalkan mulai dijual sepanjang 2026. Melalui produk tersebut, kedua perusahaan berharap para penggemar dapat merasakan lebih dekat atmosfer balap serta semangat kompetisi yang menjadi inti dari filosofi HRC.