Harga BBM yang terus bergerak naik belakangan ini membuat banyak pemilik mobil mulai lebih perhatian soal efisiensi bahan bakar.

Tapi menariknya, konsumsi bahan bakar yang tiba-tiba terasa boros tidak selalu disebabkan gaya berkendara atau kualitas BBM yang rendah. Ada komponen kecil yang sering terlupakan, padahal efeknya cukup besar terhadap performa mesin, yakni filter bensin.

Komponen ini bekerja menyaring kotoran dari bahan bakar sebelum dialirkan ke pompa, injektor, hingga ruang bakar. Ketika filter bensin mulai kotor atau tersumbat, suplai bahan bakar jadi tidak optimal. Dampaknya bukan cuma bikin konsumsi BBM meningkat, tapi juga membuat performa mobil menurun dan tarikan terasa berat.

Auto2000 menyebut penggunaan BBM yang sesuai rekomendasi pabrikan tetap menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mesin. Sebaliknya, penggunaan bahan bakar dengan oktan yang tidak sesuai justru berpotensi memunculkan masalah seperti knocking, overheat, hingga penumpukan deposit di ruang bakar.

”Worry-free, dengan memakai bensin sesuai rekomendasi Toyota justru akan menjaga efisiensi mesin dan membuat mobil tidak rakus meminum bensin. Hal lain yang dapat dilakukan adalah menjaga kondisi mesin dimana salah satu yang terpenting adalah filter bensin. Bahan bakar yang bersih dan berkualitas akan meningkatkan kinerja mesin sehingga semakin efisien dan hemat BBM,” terang Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.

Ada beberapa tanda yang biasanya muncul ketika filter bensin mulai bermasalah. Mesin terasa lebih sulit dihidupkan, rpm naik-turun saat idle, hingga akselerasi terasa tersendat menjadi gejala paling umum. Bahkan pada kondisi tertentu, mesin bisa mati mendadak saat mobil diajak menanjak atau membawa beban berat karena pasokan bahan bakar tidak mencukupi.

Masalahnya, banyak pemilik mobil baru sadar setelah performa mesin benar-benar menurun. Padahal jika dibiarkan terlalu lama, kotoran dalam filter bensin bisa ikut mengganggu sistem injeksi. Risiko terburuknya, injektor mampet dan membutuhkan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal dibanding penggantian filter secara rutin.

Karena itu, servis berkala tetap menjadi langkah paling aman untuk menjaga sistem bahan bakar tetap bersih dan efisien. Auto2000 juga mengingatkan pemilik kendaraan untuk tidak sekadar membersihkan filter bensin yang sudah kotor, melainkan menggantinya sesuai masa pakai agar performa mobil tetap optimal dan konsumsi BBM tidak makin boros.

”Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, solusi paling mudah dari mencegah filter bensin kotor adalah dengan rajin melakukan servis berkala di bengkel Auto2000 atau booking layanan THS – Auto2000 Home Service sehingga bisa melakukan servis dengan mudah di rumah atau kantor sesuai kesepakatan ketika booking. Teknisi bengkel Auto2000 akan mengecek kondisi filter bensin dan melakukan perbaikan jika diperlukan atau bisa juga merekomendasikan untuk menggantinya dengan yang baru jika sudah kotor atau sudah masuk masa penggantian,” tutup Nur Imansyah Tara.